Lebih Sehat, Orang Tua Milenial Mulai Adopsi Pangan Organik

Senin, 27 Januari 2020 - 09:42 WIB
Lebih Sehat, Orang Tua...
Lebih Sehat, Orang Tua Milenial Mulai Adopsi Pangan Organik
A A A
ORANG tua milenial kini tengah mengadopsi organic parenting bagi buah hati mereka. Apa sebenarnya organic parenting dan seperti apa penerapannya?

Ayoe Soetomo MPsi menyampaikan, berdasarkan perjumpaannya dengan orang tua milenial di ruang praktik, semakin banyak orang tua yang menerapkan organic parenting untuk anak-anak mereka. Apa itu organic parenting ? “Pada dasarnya anak dibesarkan dalam pola pengasuhan yang dekat dengan alam, ramah lingkungan, dan menggunakan semua yang natural,” ujar psikolog ini dalam acara Organic Parenting Semakin Tinggi Peminat di Jakarta, Kamis (23/1), yang diadakan PT Arla Indofood.

Ini tidak hanya soal asupan makanan, tetapi juga semua aspek yang terlibat dalam tumbuh kembang anak, termasuk aktivitas dan interaksi antara anak dan orang tua. Ini menjadi hal yang sangat penting. Terlebih, kita menjalani ritme kehidupan yang sangat cepat. Semua ini bisa membuat ikatan emosi anak dengan orang tua berkurang. “Padahal untuk sukses, anak sangat membutuhkan support emosi yang baik dari orang tua, sehingga dia memiliki kecerdasan emosi yang bagus,” ungkap Ayoe.

Dia melanjutkan, organic parenting menjadi penyeimbang agar anak tetap mendapat stimulasi yang baik. Begitu banyak manfaat organic parenting untuk anak. Dengan mendekatkan anak pada alam, anak mendapat stimulasi sensorik penuh. Saat dia berlari-lari di alam bebas, tercipta stimulasi dari kepala sampai kaki. Demikian pula saat bersepeda.

“Otak kanan dan kiri terstimulasi, anak belajar keseimbangan, otot dan tulangnya pun menjadi kuat,” ucap Ayoe. Belum lagi bila misalnya dia jatuh, “Kita suruh dia bangun. Itu adalah support baginya,” imbuhnya.

Terkait asupan nutrisi organik, menurut dokter anak dr Lucia Nauli Simbolon SpA, asupan pangan organik sangat memengaruhi kesehatan dan tumbuh kembang anak. Saat usia 0-6 bulan, bayi mendapat ASI eksklusif. Setelahnya, dia perlu mendapat tambahan asupan nutrisi. Ini harus sangat diperhatikan, terutama dalam dua tahun pertama yang merupakan golden period tumbuh kembang anak.

Bahan makanan organik tidak mengandung pestisida dan pupuk sintetis. “Kita ingin menghilangkan zat-zat tersebut sehingga tidak ada residu pestisida dalam makanan/minuman anak. Yang pasti, kita juga ingin menghindari paparan growth hormone. Sebisa mungkin kita hindari bahan-bahan seperti ini sejak dini,” papar dr. Lucia.

Dia menjelaskan, growth hormone kerap digunakan pada hewan untuk merangsang produksi susu sapi yang lebih banyak atau ayam agar menjadi lebih gemuk. Lantas, apa saja keunggulan makanan organik ini? Keunggulan makanan organik antara lain kadar antioksidannya lebih tinggi karena tidak ada interaksi dengan bahan kimia berbahaya.

Hewan yang mengonsumsi makanan organik memiliki kandungan asam linoleat dan omega-3 lebih tinggi. “Ini membuat daya tahan tubuh anak lebih baik,” kata dr. Lucia. Makanan organik faktanya juga merangsang pertumbuhan bakteri bermanfaat di usus. “Awalnya 70% imunitas berada di usus. Bila usus sehat, daya tahan anak pun baik,” ucap dr Lucia.

Keseimbangan bakteri usus juga akan membuat gutbrain axis terbentuk dengan baik sehingga fungsi kognitif anak turut membaik. Makanan organik termasuk susu memiliki rasa alami dan segar sehingga anak-anak menyukainya. Rasanya asli tanpa tambahan apa-apa. Meski tanpa tambahan gula dan perisa, susu sudah memiliki rasa yang enak.

“Gula tambahan dan perisa akan membuat anak terbiasa dengan rasa manis. Saat besar nanti, dia akan terus mencari rasa yang makin manis,” katanya. Guna mendukung pola asuh organic parenting, Arla, produsen susu organik melalui produk Puregrow Organic, berkomit menmendukung ibu milenial memberikan nutrisi terbaik bagi buah hati serta menerapkan pola asuh organik yang berkelanjutan.

“Kami ingin menjadi teman para ibu milenial dalam menerapkan gaya hidup sehat dan organic parenting yang berkelanjutan, bukan sekadar tren sesaat,” ungkap Anastasia Damayanti, Head of Marketing PT Arla Indofood. Pihaknya ingin memosisikan Puregrow Organic, susu pertumbuhan organik pertama di Indonesia, sebagai teman terpercaya para ibu dan orang tua milenial yang ingin memberikan asupan gizi terbaik bagi anak. (Sri Noviarni)
(ysw)
Berita Terkait
Lagi Viral! Ini 4 Manfaat...
Lagi Viral! Ini 4 Manfaat Makan Rebusan-Kukusan Bagi Kesehatan  
Selain Kekebalan Tubuh,...
Selain Kekebalan Tubuh, Ini Berbagai Manfaat Madu bagi Kesehatan
Strategi Psikologi untuk...
Strategi Psikologi untuk Dukung Kesehatan Keluarga melalui Peranan Bumbu Umami
5 Makanan yang Akan...
5 Makanan yang Akan Mengubah Kesehatan Fisik Anda pada 2024
Yuk, Perbanyak Konsumsi...
Yuk, Perbanyak Konsumsi Protein Hewani untuk Tingkatkan Imunitas
Konsumsi Putih Telur...
Konsumsi Putih Telur Setiap Hari, Ini Efeknya pada Kesehatan
Berita Terkini
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
27 menit yang lalu
Berkali-kali Muncul...
Berkali-kali Muncul Korban Tenggelam, Warga Mulai Curiga Ada yang Tak Beres di Tempat Ini
33 menit yang lalu
Confeti Love hingga...
Confeti Love hingga Moonlit Blush, Ini Makna di Balik Pendant Koleksi Baru Nagita Slavina x ISAGO
43 menit yang lalu
Cover Musik Jadi Cara...
Cover Musik Jadi Cara Generasi Digital Menunjukkan Kreativitas
1 jam yang lalu
Siap Uji Nyali? Ini...
Siap Uji Nyali? Ini Deretan Rekomendasi Microdrama Horor di V+Short
1 jam yang lalu
Dari Suara Tawa hingga...
Dari Suara Tawa hingga Sosok di Atas Pohon, Ini Pengalaman Paling membekas bagi Angga ABK!
2 jam yang lalu
Infografis
13 Orang Meninggal Akibat...
13 Orang Meninggal Akibat Insiden Pemusnahan Amunisi di Garut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved