Popularitas E-cigarette di Inggris Terus Naik

Sabtu, 29 November 2014 - 14:47 WIB
Popularitas E-cigarette...
Popularitas E-cigarette di Inggris Terus Naik
A A A
Rokok elektronik kini banyak dilirik sebagai salah satu cara untuk menghindari ketergantungan terhadap nikotin. Dengan iming-iming rendah nikotin, tidak mengandung tar, dan tidak berbahaya bagi perokok pasif karena tidak menghasilkan asap, rokok ini dipromosikan sebagai pengganti rokok tembakau yang aman bagi paru-paru.

Di Inggris, popularitas rokok jenis ini kian meningkat. Hasil penelitian di Inggris baru-baru ini menunjukkan, rokok ini cukup efektif membantu perokok untuk berhenti merokok. Data dari Pusat Statistik Nasional Inggris (ONS) mengindikasikan, hampir seluruh konsumen rokok elektrik adalah perokok aktif atau mantan perokok.

Hal ini disebabkan oleh keyakinan bahwa rokok elektrik tidak sama tingkat bahayanya jika dibandingkan dengan rokok biasa. Kini data 203 menunjukkan jumlah perokok dewasa di Inggris telah jauh berkurang dan mencapai angka 19%. Data ONS mengungkap, proporsi perokok di Inggris saat ini telah berkurang drastis dari 46% pada 1974 ke angka 19% pada 2013.

Hal ini tidak hanya disebabkan oleh berkurangnya angka perokok baru, juga dikarenakan meningkatnya angka perokok yang berhenti merokok. Banyak dari perokok aktif dan mantan perokok kini beralih pada rokok elektrik. Popularitas rokok elektrik sejak diperkenalkan di Eropa pada 2006 semakin meningkat.

Beberapa pihak menakutkan kehadiran rokok elektrik yang dinilai mampu menetralkan status rokok yang dinilai berbahaya. Selain itu, rokok elektrik juga dinilai dapat memperkenalkan masyarakat yang tidak merokok kepada nikotin. Namun, ada pula pihak yang yakin akan kegunaan rokok elektrik sebagai sarana yang membantu perokok terlepas dari candu nikotin.

Temuan yang didapat sejak Januari sampai Maret 2014 menunjukkan, konsumsi rokok elektrik hampir seluruhnya berasal dari perokok aktif dan mantan perokok. Dalam survei ONS terakhir, satu dari 10 perokok aktif dan satu dari 20 mantan perokok menyatakan, kini mereka telah beralih ke rokok elektrik.

Lebih dari setengah konsumen rokok elektrik dalam survei tersebut mengatakan, alasan utama konsumsi rokok elektrik adalah untuk berhenti merokok. Sekitar satu di antara lima konsumen tersebut meyakini rokok elektrik lebih aman dikonsumsi dibandingkan rokok konvensional.

Profesor Kevin Fenton, Direktur Nasional di Pusat Kesehatan dan Kesejahteraan Publik Inggris mengharapkan peningkatan jumlah penjualan rokok elektrik dibarengi dengan peningkatan kualitas dan keamanan rokok elektrik. “Regulasi yang berimbang dan efektif untuk rokok elektrik dapat membantu pemantauan risiko dan memaksimalkan potensi rokok elektrik agar dapat menjadi sarana pengganti rokok konvensional yang lebih aman untuk dikonsumsi. Diharapkan, nantinya penyakit yang disebabkan oleh rokok yang telah merenggut 80.000 jiwa di Inggris tiap tahun berkurang,” ungkapnya seperti dikutip www.bbc.com.

Iman/bbc.com
(bbg)
Berita Terkait
Penunjang Kinerja Profesional...
Penunjang Kinerja Profesional dengan Mobilitas Tinggi
Fasilitasi Anak Hadapi...
Fasilitasi Anak Hadapi Dunia Digital Tanpa Tekanan
Perjuangan Nicky Sonjaya...
Perjuangan Nicky Sonjaya Berdayakan Masyarakat Tuai Hasil Manis
Ingin Bermanfaat buat...
Ingin Bermanfaat buat Orang Lain, Septia Yetri Opani Lakukan Ini
Layanan Teknologi Bantu...
Layanan Teknologi Bantu RS di Vietnam Tangani Pasien Covid-19
5 Tips dan Trik Bekerja...
5 Tips dan Trik Bekerja atau Belajar Produktif di Rumah
Berita Terkini
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 62: Dipa Terus Memprovokasi Novan, Sementara Davina Merasakan Firasat Buruk
16 menit yang lalu
Shopee Campus Cup Diperpanjang!...
Shopee Campus Cup Diperpanjang! Waktunya All Out & Kumpulkan Poin untuk Bawa Kampus Kamu Jadi Juara!
49 menit yang lalu
Pesan Menyentuh Ruben...
Pesan Menyentuh Ruben Onsu untuk Anak di Hari Ulang Tahun, Singgung Kenangan yang Masih Disimpan
1 jam yang lalu
Sarwendah Minta Maaf...
Sarwendah Minta Maaf usai Video Kontroversial Viral, Akui Ucapannya Kurang Tepat
2 jam yang lalu
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Nana Mirdad hingga Maia Estianty Ikut Resah
3 jam yang lalu
Sinopsis Billionaire...
Sinopsis Billionaire Girl vs The Fake Lover, Streaming di Aplikasi V+Short
3 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved