Melatih Motorik dengan Gerak dan Tari

Jum'at, 05 Desember 2014 - 08:09 WIB
Melatih Motorik dengan...
Melatih Motorik dengan Gerak dan Tari
A A A
RS Hermina dan Himpaudi se- Kecamatan Cengkareng dan Kalideres menggelar pelatihan motorik. Bertempat di aula RS Hermina Daan Mogot, Jakarta, Rabu (2/12), acara ini diikuti tidak kurang dari 100 guru dari 99 pendidikan anak usia dini (PAUD).

Ketua pelaksana dan penanggung jawab acara, Nurlaila, menuturkan, acara ini adalah kompensasi dari program manasik haji yang sudah dilaksanakan pada 27 November kemarin. “Jadi, bagi PAUD yang mengikuti manasik haji kemarin, mereka berhak mendapat pelatihan ini gratis,” ucap Nurlaila.

Untuk tujuan dari acara ini, Nurlaila menyebutkan bahwa pemilihan pelatihan ini terkait motorik halus dan kasar yang biasa diajarkan di PAUD. Karena itu, pihaknya berminat mengadakan pelatihan gerak dan tari ini yang memang ada kaitannya dengan apa yang biasa diajarkan sehari-hari di sekolah.

“Ke depannya akan berlangsung terus, mungkin dengan format yang berbeda, misalkan kali ini diberikan pelatihan program motorik, ke depannya mungkin dengan ahli gizi, psikolog, dokter anak, yang pasti berhubungan dengan perkembangan anak usia dini,” sebut Nurlaila. Nurlaila pun berharap dengan diadakannya pelatihan ini, guru-guru PAUD sudah tahu dan bisa lebih tahu lagi tentang motorik kasar dan halus pada anak-anak.

“Jadi, tidak lagi sembarangan. Mereka bisa mengajar anak didiknya secara tepat,” kata Nurlaila. Acara pelatihan gerak dan tari kali ini mengangkat tema “Pengaruh Motorik Kasar dan Motorik Halus terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Usia Dini”. Adapun Dr Wahjudi SpKFR hadir sebagai narasumber.

Dalam materi yang diberikan kepada para peserta pelatihan, Dr Wahjudi mengatakan bahwa anakanak tumbuh harus sesuai dengan usia, tinggi badan, berat badan, dan fisiologi tubuh. Lalu harus berkembang sesuai usia yang meliputi keterampilan motorik kasar, motorik halus, kemampuan bicara dan kemampuan psikososial.

“Perkembangan harus sesuai usia, yang berkembang tidak hanya motorik halus dan kasar, juga perkembangan bicara pada anak harus diperhatikan,” ucapnya. Menurut dia, perkembangan motorik kasar anak usia dini sama pentingnya dengan aspek perkembangan yang lainnya. “Motorik kasar sangat penting bagi anak. Kalau tidak dilatih, maka akan menimbulkan minder pada anak karena akan berbeda dengan anak lainnya,” sebutnya.

Iman firmansyah
(bbg)
Berita Terkait
Penunjang Kinerja Profesional...
Penunjang Kinerja Profesional dengan Mobilitas Tinggi
Fasilitasi Anak Hadapi...
Fasilitasi Anak Hadapi Dunia Digital Tanpa Tekanan
Perjuangan Nicky Sonjaya...
Perjuangan Nicky Sonjaya Berdayakan Masyarakat Tuai Hasil Manis
Ingin Bermanfaat buat...
Ingin Bermanfaat buat Orang Lain, Septia Yetri Opani Lakukan Ini
Layanan Teknologi Bantu...
Layanan Teknologi Bantu RS di Vietnam Tangani Pasien Covid-19
5 Tips dan Trik Bekerja...
5 Tips dan Trik Bekerja atau Belajar Produktif di Rumah
Berita Terkini
Pendakian Gunung Meningkat,...
Pendakian Gunung Meningkat, Menhut Siapkan Pengaturan untuk Cegah Kecelakaan dan Sampah
2 jam yang lalu
Clara Shinta Tegaskan...
Clara Shinta Tegaskan Tak Punya Catatan Kriminal, SKCK Jadi Bukti di Tengah Polemik
3 jam yang lalu
Latihan Kaki Tak Hanya...
Latihan Kaki Tak Hanya Bakar Kalori, Ternyata Penting untuk Keseimbangan Hormon
3 jam yang lalu
Rencanakan Liburan dengan...
Rencanakan Liburan dengan Lebih Fleksibel Melalui Paylater
4 jam yang lalu
Sinopsis Terikat Janji...
Sinopsis 'Terikat Janji' 4 Juni 2026: Identitas Aslinya Runtuh, Sena Rela Pikul Kesalahan Sendiri demi Lindungi Davina
6 jam yang lalu
ARMY Siap-Siap! Tiket...
ARMY Siap-Siap! Tiket Konser Comeback BTS di Jakarta Mulai Dijual Juni Ini
7 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved