Berpelukan Redam Stres dan Kurangi Risiko Infeksi

Minggu, 21 Desember 2014 - 19:05 WIB
Berpelukan Redam Stres...
Berpelukan Redam Stres dan Kurangi Risiko Infeksi
A A A
WASHINGTON - Berpelukan adalah hal yang wajar dilakukan banyak orang. Tapi, tahukah Anda jika kegiatan ini bermanfaat bagi kesehatan?

Mengutip dari The Daily Mail, para peneliti dari Universitas Carnegie Mellon di Amerika Serikat (AS) mengatakan berpelukan dapat meredakan stres. Kesimpulan ini diambil setelah para periset melakukan riset terhadap 400 orang mengenai masalah yang sering dihadapi dan dukungan yang mereka dapatkan.

Para responden ini kemudian terpapar virus demam biasa dan mereka kemudian dikarantina. Hasilnya menunjukkan mereka yang merasa didukung keluarga dan teman tidak berisiko besar terkena infeksi karena situasi stress. Dan, pelukan bertanggung jawab atas sepertiga efek protektif dukungan sosial.

Mereka yang merasa didukung—dan mendapatkan lebih banyak pelukan—mengalami gejala sakit yang tak terlalu berat tak peduli seberapa besar stress yang sedang mereka derita.

“Ini mengindikasikan dipeluk orang yang dipercaya bisa bertindak sebagai sarana efektif meyakinkan dukungan. Itu juga mengindikasikan meningkatnya frekuensi berpelukan bisa menjadi sarana efektif pengurangan efek merusak stress,” papar dosen psikologi Sheldon Cohen.

Dia menambahkan efek perlindungan berpelakukan muncul karena kontak fisik atau karena memeluk memprovokasi timbulnya perasaan didukung dan intim.

“Orang yang menerima pelukan lebih banyak lebih terlindungi dari infeksi,” ujar dia.

Menurut Cohen, timnya memilih mengkaji pelukan sebagai contoh dukungan sosial karena pelukan biasanya penanda hubungan yang lebih intim dan dekat dengna orang lain.

“Kami tahu bahwa orang yang sedang mengalami konflik dengan orang lain tidak terlalu mampu memerangi virus demam. Kami juga tahu orang yang melaporkan memiliki dukungan sosial sebagian terlindungi dari efek stres dan kondisi psikis seperti depresi dan kecemasan,” papar Cohen.

Timnya juga menguji apakah persepsi dukungan sosial itu sama efektifnya dalam melindungi orang dari kelemahan akibat stres terhadap infeksi. “Dan, apakah menerima pelukan itu bertanggung jawab atas perasaan didukung dan melidungi seseorang dari infeksi,” ujar dia.
(alv)
Berita Terkait
4 Manfaat Melamun Bagi...
4 Manfaat Melamun Bagi Kesehatan Mental, Nomor Terakhir Sangat Penting
Lakukan Peregangan Ternyata...
Lakukan Peregangan Ternyata Pengaruhi Otak dan Kesehatan Mental!
Puasa Ramadan, Dampaknya...
Puasa Ramadan, Dampaknya bagi Kesehatan Mental
7 Manfaat Dengarkan...
7 Manfaat Dengarkan Musik Klasik untuk Kesehatan Mental dan Fisik, Salah Satunya Turunkan Tekanan Darah
Manfaat Buah Kiwi, Bisa...
Manfaat Buah Kiwi, Bisa Meningkatkan Kesehatan Mental
Aksi Bikin Onar Yudo...
Aksi Bikin Onar Yudo Andreawan di Tempat Umum, Apa Kata Ahli Kesehatan Mental?
Berita Terkini
Jirayut Debut Akting...
Jirayut Debut Akting di Film Cek Kodham, Akui Sempat Tak Percaya Diri
1 jam yang lalu
Kenapa Sering Sakit...
Kenapa Sering Sakit Padahal Sudah Makan Sehat? Ini Penjelasan dr. Gia Pratama
1 jam yang lalu
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps. 6: Konflik Memuncak! Jaka Jual Aset Mertua, Rumah Tangga Mila di Ujung Tanduk
3 jam yang lalu
Orchestra Experience...
Orchestra Experience Hadirkan Konser Mahakarya Klasik dan Lagu Hits Dunia dalam Nuansa Cahaya Lilin
4 jam yang lalu
Netizen Auto Heboh!...
Netizen Auto Heboh! Nathalie Holscher dan Aripat Kompak Main 'Hitung Mundur'
6 jam yang lalu
Amanda Manopo Resmi...
Amanda Manopo Resmi Laporkan Pencemaran Nama Baik Demi Sang Buah Hati
7 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved