Apa Perbedaan Diabetes Kering dan Basah? Begini Penjelasannya
Rabu, 09 Agustus 2023 - 10:21 WIB
Perlu diketahui, penderita diabetes biasanya memang sulit ketika harus menyembuhkan luka atau cedera terbuka pada kulit mereka. Hal itu disebabkan karena penyakit diabetes atau kencing manis menimbulkan komplikasi pada si penderita, salah satunya membuat luka di kulit sulit sembuh.
Nah, definisi basah yang dimaksud oleh orang awam adalah luka pada penderita diabetes yang sulit sembuh. Sementara, diabetes kering ditujukan untuk luka penderita diabetes yang sulit sembuh sempurna namun tidak sampai bernanah. Luka yang tidak bernanah menandakan penderita diabetes mampu mengontrol gula darah dalam tubuhnya.
Apabila tidak dirawat dengan baik, luka di tubuh penderita diabetes berisiko menjadi infeksi. Ketika infeksi menyebar dan tak kunjung membaik, bukan tidak mungkin bagian tubuh yang terkena harus diamputasi.
Kalau sudah terlanjur mengalami luka, segera periksakan diri ke dokter agar kondisi luka tidak semakin memburuk. Selain itu, penting bagi penderita diabetes untuk mencegah cedera. Salah satu caranya adalah dengan menghindari melakukan aktivitas fisik atau olahraga yang berisiko memberikan banyak benturan pada kaki ataupun tangan.
Baca Juga: Cara Tangani Luka Kaki akibat Komplikasi Diabetes untuk Cegah Risiko Amputasi
Nah, definisi basah yang dimaksud oleh orang awam adalah luka pada penderita diabetes yang sulit sembuh. Sementara, diabetes kering ditujukan untuk luka penderita diabetes yang sulit sembuh sempurna namun tidak sampai bernanah. Luka yang tidak bernanah menandakan penderita diabetes mampu mengontrol gula darah dalam tubuhnya.
Apabila tidak dirawat dengan baik, luka di tubuh penderita diabetes berisiko menjadi infeksi. Ketika infeksi menyebar dan tak kunjung membaik, bukan tidak mungkin bagian tubuh yang terkena harus diamputasi.
Kalau sudah terlanjur mengalami luka, segera periksakan diri ke dokter agar kondisi luka tidak semakin memburuk. Selain itu, penting bagi penderita diabetes untuk mencegah cedera. Salah satu caranya adalah dengan menghindari melakukan aktivitas fisik atau olahraga yang berisiko memberikan banyak benturan pada kaki ataupun tangan.
Baca Juga: Cara Tangani Luka Kaki akibat Komplikasi Diabetes untuk Cegah Risiko Amputasi
Lihat Juga :