Tanda Tubuh Butuh Asupan Probiotik dan Cara Mengatasinya
Jum'at, 15 September 2023 - 07:53 WIB
Selain masalah pencernaan, kurangnya asupan probiotik juga dapat menimbulkan gejala gangguan kesehatan lain. Seperti kelelahan, sulit berkonsentrasi, bahkan timbulnya rasa gelisah. Gejala ini dimungkinkan terjadi akibat terganggunya fungsi bakteri baik dalam sistem pencernaan.
“Dalam tubuh kita sebetulnya banyak bakteri baik. Bakteri baik ini fungsinya menyerap nutrisi dan menghasilkan beberapa vitamin dalam saluran usus seperti asam folat, niasin (B3), B6, dan B12. Jika terjadi ketidakseimbangan antara bakteri jahat dan bakteri baik, maka berbagai fungsi bakteri baik ini akan terganggu,” paparnya.
Sayangnya, faktor-faktor seperti stres dan pola makan kurang sehat saat ini semakin sulit untuk dihindari. Kehidupan modern seringkali mendorong individu untuk beradaptasi dengan ritme yang cepat, menuntut efisiensi waktu yang seringkali mengorbankan kualitas makanan yang dikonsumsi.
Begitu juga dengan tuntutan pekerjaan dan kehidupan sehari-hari yang dapat menimbulkan tekanan emosional, sehingga stres menjadi bagian yang tak terpisahkan dari rutinitas banyak orang. Oleh karena itu, perlindungan ekstra menjadi sangat penting untuk menjaga keseimbangan mikroorganisme tubuh, khususnya bagi mereka yang berada di lingkungan perkotaan dengan mobilitas tinggi.
Untuk menanggapi kebutuhan tersebut, G-NiiB Immunity+ (SIM01) hadir sebagai solusi suplemen probiotik dan prebiotik dengan formulasi unik yang telah teruji klinis efektif dalam membantu menjaga keseimbangan bakteri dalam sistem pencernaan.
Baca Juga: 6 Makanan yang Wajib Dihindari Penderita Diabetes usai Usia 30 Tahun
G-NiiB Immunity+ (SIM01) adalah produk suplemen probiotik dan prebiotik dari GeneBiome, perusahaan bioteknologi yang didirikan oleh para ilmuwan klinisi dari The Chinese University of Hong Kong. Produk ini secara khusus ditargetkan untuk masyarakat Asia, termasuk Indonesia, yang memiliki kebutuhan bakteri baik yang khas.
“Dalam tubuh kita sebetulnya banyak bakteri baik. Bakteri baik ini fungsinya menyerap nutrisi dan menghasilkan beberapa vitamin dalam saluran usus seperti asam folat, niasin (B3), B6, dan B12. Jika terjadi ketidakseimbangan antara bakteri jahat dan bakteri baik, maka berbagai fungsi bakteri baik ini akan terganggu,” paparnya.
Sayangnya, faktor-faktor seperti stres dan pola makan kurang sehat saat ini semakin sulit untuk dihindari. Kehidupan modern seringkali mendorong individu untuk beradaptasi dengan ritme yang cepat, menuntut efisiensi waktu yang seringkali mengorbankan kualitas makanan yang dikonsumsi.
Begitu juga dengan tuntutan pekerjaan dan kehidupan sehari-hari yang dapat menimbulkan tekanan emosional, sehingga stres menjadi bagian yang tak terpisahkan dari rutinitas banyak orang. Oleh karena itu, perlindungan ekstra menjadi sangat penting untuk menjaga keseimbangan mikroorganisme tubuh, khususnya bagi mereka yang berada di lingkungan perkotaan dengan mobilitas tinggi.
Untuk menanggapi kebutuhan tersebut, G-NiiB Immunity+ (SIM01) hadir sebagai solusi suplemen probiotik dan prebiotik dengan formulasi unik yang telah teruji klinis efektif dalam membantu menjaga keseimbangan bakteri dalam sistem pencernaan.
Baca Juga: 6 Makanan yang Wajib Dihindari Penderita Diabetes usai Usia 30 Tahun
G-NiiB Immunity+ (SIM01) adalah produk suplemen probiotik dan prebiotik dari GeneBiome, perusahaan bioteknologi yang didirikan oleh para ilmuwan klinisi dari The Chinese University of Hong Kong. Produk ini secara khusus ditargetkan untuk masyarakat Asia, termasuk Indonesia, yang memiliki kebutuhan bakteri baik yang khas.
Lihat Juga :