Ramah Lingkungan, Baju yang Dipakai Ganjar-Mahfud usai Debat Cawapres Bermakna Harapan Perempuan Indonesia

Senin, 22 Januari 2024 - 06:45 WIB
Tidak hanya model dan maknanya saja yang indah, namun perjalanannya hingga menjadi baju pun sangat luar biasa, ramah terhadap lingkungan.

“Baju ini terbuat dari kapas, mudah terurai secara alami. Kapas ini ditanam oleh petani perempuan di Tuban, Jawa Timur,” tutur Mahfud MD.

Lebih lanjut Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan itu menjelaskan proses pembuatannya. Ia menuturkan, baju yang dikenakan olehnya dan juga Ganjar Pranowo dibuat dengan teknik tumpang tari tanpa menggunakan bahan kimia apa pun.

“Kapas diproduksi menjadi benang dan ditenun secara manual menjadi sehelai kain. Pewarna menggunakan pewarna alami dari tanaman bukan bahan kimia. Sehingga menghindari penggunaan 2,5 juta liter penggunaan bahan kimia,” beber Mahfud MD.

Sementara untuk bahan kancing yang digunakan pada baju tersebut diproduksi di Makassar, Sulawesi Selatan. Kancing dijahit oleh ibu-ibu di desa Badung, Bali, yang menggambarkan semangat serta kerja keras mereka untuk penghidupan yang lebih baik bagi keluarga.

Untuk menjadi sebuah baju yang indah, ternyata dibutuhkan waktu produksi selama tiga bulan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!