Kenapa Tidak Bisa Bangun Pagi? Waspada 6 Masalah Kesehatan Mental Ini
Sabtu, 20 April 2024 - 08:30 WIB
Gangguan afektif musiman adalah kondisi kesehatan mental lain yang membuat sulit bangun pagi. Orang dengan kondisi ini seringkali lebih sulit tidur di malam hari dan mengalami rasa kantuk yang lebih besar di siang hari.
Meskipun kondisi ini berdampak pada manusia sepanjang tahun, orang yang lebih rentan akan menyadari bahwa gejalanya menjadi lebih buruk selama bulan-bulan musim dingin ketika sinar matahari yang tersedia lebih sedikit. Artinya, Anda tidur lebih lama di malam hari dan sulit bangun saat pagi hari.
Orang yang mengidap attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) juga bisa menyebabkan penderitanya sulit untuk bangun di pagi hari. Hal ini karena mereka cenderung tidur lebih singkat dan merasa kurang tidur saat bangun tidur.
Gangguan stres pasca trauma (PTSD) juga dapat menyebabkan Anda tidur lebih lama di malam hari dan lebih sulit bangun. Pasalnya, penderita PTSD sering mengalami mimpi buruk atau kilas balik yang mengganggu kemampuannya untuk mendapatkan istirahat malam yang baik sehingga menyebabkan mereka merasa lelah keesokan harinya.
Gangguan tidur adalah gejala PTSD, yang mempengaruhi antara 70 persen dan 90 persen orang dengan kondisi tersebut. Penelitian juga menunjukkan bahwa gangguan tidur berhubungan dengan permulaan dan pemeliharaan kondisi tersebut.
Baca Juga: Waspada Efek Selingkuh bagi Kesehatan Mental, Picu Stres dan Dihantui Rasa Bersalah
Meskipun kondisi ini berdampak pada manusia sepanjang tahun, orang yang lebih rentan akan menyadari bahwa gejalanya menjadi lebih buruk selama bulan-bulan musim dingin ketika sinar matahari yang tersedia lebih sedikit. Artinya, Anda tidur lebih lama di malam hari dan sulit bangun saat pagi hari.
5. ADHD
Orang yang mengidap attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) juga bisa menyebabkan penderitanya sulit untuk bangun di pagi hari. Hal ini karena mereka cenderung tidur lebih singkat dan merasa kurang tidur saat bangun tidur.
6. PTSD
Gangguan stres pasca trauma (PTSD) juga dapat menyebabkan Anda tidur lebih lama di malam hari dan lebih sulit bangun. Pasalnya, penderita PTSD sering mengalami mimpi buruk atau kilas balik yang mengganggu kemampuannya untuk mendapatkan istirahat malam yang baik sehingga menyebabkan mereka merasa lelah keesokan harinya.
Gangguan tidur adalah gejala PTSD, yang mempengaruhi antara 70 persen dan 90 persen orang dengan kondisi tersebut. Penelitian juga menunjukkan bahwa gangguan tidur berhubungan dengan permulaan dan pemeliharaan kondisi tersebut.
Baca Juga: Waspada Efek Selingkuh bagi Kesehatan Mental, Picu Stres dan Dihantui Rasa Bersalah
(dra)
Lihat Juga :