Dikira Flu Biasa, Remaja Ini Idap Gagal Ginjal Stadium Akhir
Kamis, 26 September 2024 - 00:05 WIB
Baca Juga: Studi: Spons Cuci Piring Bisa Menyebabkan Gagal Ginjal
Lilly kemudian dipindahkan ke unit perawatan intensif anak (PICU) di Rumah Sakit Anak Bristol. Di sana, ia menghabiskan tiga hari dalam keadaan koma.
Gagal ginjal stadium akhir terjadi ketika fungsi normal ginjal hampir berhenti. Menurut Mayo Clinic, ginjal menyaring limbah dan cairan berlebih dari darah, yang kemudian dikeluarkan melalui urine.
“Ketika ginjal kehilangan kemampuan menyaringnya, kadar cairan, elektrolit, dan limbah yang berbahaya dapat menumpuk di dalam tubuh. Dengan penyakit ginjal stadium akhir, Anda memerlukan dialisis atau transplantasi ginjal agar tetap hidup," jelas Mayo Clinic.
Gejala umum yang terlihat selama tahap ini adalah mual, muntah, kehilangan nafsu makan, kelelahan, perubahan pola buang air kecil, nyeri dada, sesak napas, pembengkakan kaki, pembengkakan pergelangan kaki, tekanan darah tinggi, sakit kepala, kesulitan tidur, penurunan fungsi kognitif, kedutan otot, gatal dan rasa logam.
Lilly kemudian dipindahkan ke unit perawatan intensif anak (PICU) di Rumah Sakit Anak Bristol. Di sana, ia menghabiskan tiga hari dalam keadaan koma.
Gagal ginjal stadium akhir terjadi ketika fungsi normal ginjal hampir berhenti. Menurut Mayo Clinic, ginjal menyaring limbah dan cairan berlebih dari darah, yang kemudian dikeluarkan melalui urine.
“Ketika ginjal kehilangan kemampuan menyaringnya, kadar cairan, elektrolit, dan limbah yang berbahaya dapat menumpuk di dalam tubuh. Dengan penyakit ginjal stadium akhir, Anda memerlukan dialisis atau transplantasi ginjal agar tetap hidup," jelas Mayo Clinic.
Gejala umum yang terlihat selama tahap ini adalah mual, muntah, kehilangan nafsu makan, kelelahan, perubahan pola buang air kecil, nyeri dada, sesak napas, pembengkakan kaki, pembengkakan pergelangan kaki, tekanan darah tinggi, sakit kepala, kesulitan tidur, penurunan fungsi kognitif, kedutan otot, gatal dan rasa logam.
Lihat Juga :