Mengenal Penyakit Tulang Belakang, Mulai Menyerang Usia 30-an Akibat Duduk Kelamaan
Jum'at, 15 Agustus 2025 - 14:20 WIB
Namun, di Indonesia, cara ini masih belum bisa dilakukan banyak dokter. Itu sebab, Rumah Sakit Jakarta menggelar pelatihan untuk pertama kalinya dalam tajuk “1st Biportal Endoscopic Spine Course in Indonesia”.
Pelatihan ini merupakan tonggak penting dalam pengembangan teknik bedah tulang belakang, khususnya teknik endoskopi biportal yang kini semakin diminati secara global karena keunggulannya yang minim invasif.
Pelatihan ini menawarkan kesempatan unik bagi para dokter spesialis bedah saraf untuk mempelajari secara langsung teknik-teknik operasi terkini dari para ahli bedah yang telah berpengalaman dalam prosedur Biportal Endoscopic Spine Surgery (BESS).
Workshop yang berlangsung di RS Jakarta, di mana peserta tidak hanya mendapatkan teori saja, juga berkesempatan menyaksikan tindakan BESS secara langsung (live), serta melakukan diseksi kadaver secara langsung sebagai bagian dari sesi praktik.
“Workshop ini akan menjadi wadah penting untuk berbagi ilmu untuk mendukung pengembangan teknologi medis, terutama dalam bidang bedah saraf," kata dr. Dina Harum, MARS selaku Direktur RS Jakarta.
Pelatihan ini merupakan tonggak penting dalam pengembangan teknik bedah tulang belakang, khususnya teknik endoskopi biportal yang kini semakin diminati secara global karena keunggulannya yang minim invasif.
Pelatihan ini menawarkan kesempatan unik bagi para dokter spesialis bedah saraf untuk mempelajari secara langsung teknik-teknik operasi terkini dari para ahli bedah yang telah berpengalaman dalam prosedur Biportal Endoscopic Spine Surgery (BESS).
Workshop yang berlangsung di RS Jakarta, di mana peserta tidak hanya mendapatkan teori saja, juga berkesempatan menyaksikan tindakan BESS secara langsung (live), serta melakukan diseksi kadaver secara langsung sebagai bagian dari sesi praktik.
“Workshop ini akan menjadi wadah penting untuk berbagi ilmu untuk mendukung pengembangan teknologi medis, terutama dalam bidang bedah saraf," kata dr. Dina Harum, MARS selaku Direktur RS Jakarta.
Lihat Juga :