Mengenal Prosedur Endoscopic Spine Surgery, Teknik Terbaru untuk Atasi Gangguan Tulang Belakang

Selasa, 19 Desember 2023 - 18:08 WIB
loading...
Mengenal Prosedur Endoscopic...
Prosedur ESS saat ini dilakukan dengan menggunakan teropong untuk mengakses area tulang belakang dengan pendekatan minimal invasive surgery. Foto Ilustrasi/iStock
A A A
JAKARTA - Gangguan tulang belakang seperti saraf terjepit (spinal stenosis lumbar) merupakan suatu kondisi adanya penyempitan otot atau saraf pada tulang belakang. Umumnya, gangguan ini dapat ditangani dengan fisioterapi dan pemberian obat apabila terindikasi gangguan ringan. Namun, jika pasien sudah mengalami pergeseran bantalan tulang belakang atau nyeri yang menjalar, harus menjalani perawatan lebih lanjut dengan operasi tulang belakang endoskopi (Endoscopic Spine Surgery/ESS).

Walaupun terdengar sederhana, seseorang yang mengalami gangguan saraf terjepit harus segera ditangani sebelum terjadi kerusakan yang lebih parah pada saraf tulang belakang. Penanganan saraf terjepit pun telah mengalami perkembangan dari tahun ke tahun. Meskipun tindakan bedah tulang belakang endoskopi sudah dilakukan sejak beberapa dekade lalu, namun tindakan ini menunjukkan peningkatan permintaan karena terdapat inovasi terbaru dalam alat endoskopi.

Baca Juga: Jangan Tiup Makanan Panas, Ini Bahayanya untuk Kesehatan

Prosedur ESS saat ini dilakukan dengan menggunakan teropong untuk mengakses area tulang belakang dengan pendekatan minimal invasive surgery. Selain itu, teknik ini memungkinkan dokter untuk melihat lebih baik struktur tubuh yang diperbaiki tanpa harus banyak melukai jaringan kulit. Selain digunakan untuk pengobatan saraf terjepit, prosedur ini juga direkomendasikan untuk berbagai masalah tulang belakang lain seperti fraktur tulang belakang, peradangan sendi, hingga penyempitan saluran tulang belakang.

Menurut Dokter Spesialis Bedah Ortopedi Konsultan Tulang Belakang RS Siloam Lippo Village dr. Jephtah F. L. Tobing, Sp.OT (K), teknik ESS dilakukan dengan menggunakan sayatan yang jauh lebih kecil dari operasi standar, sehingga luka lebih rapi, rasa nyeri yang dirasakan lebih sedikit, dan pemulihan pascaoperasi lebih cepat. Prosedur minimal invasif ini cocok bagi pasien yang memiliki kondisi medis bawaan seperti diabetes, hipertensi, serta penyakit lain yang dapat meningkatkan risiko apabila menjalani operasi standar.

Hingga saat ini, prosedur ESS sudah dilakukan lebih dari 50 kali oleh tim dokter spesialis di RS Siloam Lippo Village.

“Setelah tindakan selesai, pasien dianjurkan untuk melakukan pergerakan ringan seperti duduk atau berjalan untuk mempercepat pemulihan. Sebagian besar pasien dapat kembali ke rumah dalam waktu 24 jam setelah prosedur apabila tidak memiliki penyakit bawaan. Selain itu, pasien juga disarankan untuk rutin melakukan fisioterapi selama masa penyembuhan sehingga mengurangi risiko cedera berulang pada tulang belakang,” beber dr. Jephtah.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bedah Tulang Bisa Dilakukan...
Bedah Tulang Bisa Dilakukan Lbih Presisi dan Minim Cedera dengan Spinal Neuronavigation
Skoliosis Yuki Kato...
Skoliosis Yuki Kato Memburuk saat Syuting, Kenali Ciri dan Cara Perawatannya
Mengenal Penyakit Tulang...
Mengenal Penyakit Tulang Belakang, Mulai Menyerang Usia 30-an Akibat Duduk Kelamaan
Penanganan Saraf Terjepit,...
Penanganan Saraf Terjepit, Operasi Adalah Jalan Terakhir
Bahayakah Kerja Duduk...
Bahayakah Kerja Duduk Terlalu Lama? Waspada Gangguan Kesehatan Tulang Punggung Belakang
Rano Karno Idap Skoliosis...
Rano Karno Idap Skoliosis yang Ganggu Aktivitas, Salah Satunya Tak Kuat Salat Berdiri
Teknologi Endoskopi...
Teknologi Endoskopi untuk Atasi Masalah Tulang Belakang Diperkenalkan
Bantu Pembedahan Tulang,...
Bantu Pembedahan Tulang, Teknologi L’DISQ Diperkenalkan
Inovatif, Tim Mahasiswa...
Inovatif, Tim Mahasiswa Universitas Brawijaya Ciptakan Alat Terapi Tulang Belakang Berbasis IoT
Rekomendasi
Jelang Final Piala Dunia...
Jelang Final Piala Dunia 2026, Spanyol Waspadai Permainan Keras Argentina
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut: Antrean BBM di SPBU Mulai Terurai
Partai Perindo Hadiri...
Partai Perindo Hadiri Milad PBB, Dukung Konsolidasi Politik untuk Stabilitas Nasional
Berita Terkini
Telur Ceplok atau Dadar,...
Telur Ceplok atau Dadar, Mana yang Gizinya Lebih Tinggi? Ini Penjelasannya
Kabar Bahagia, Chelsea...
Kabar Bahagia, Chelsea Islan Umumkan Kelahiran Anak Pertama
Cinta Laura Biayai Sekolah...
Cinta Laura Biayai Sekolah Asisten hingga Lulus SMA, Alasannya Bikin Haru
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Ceria Sejak Konflik dengan Sarwendah, Eks Manajer: Dia Banyak Merenung
Tak Pernah Kepikiran...
Tak Pernah Kepikiran Jadi Kreator Konten, Nickysya Kini Sukses Berkat Video Reviewnya di TikTok
Obat Kuat dengan Efek...
Obat Kuat dengan Efek hingga 3 Hari, Amankah? Yuk Kenali Faktanya Sebelum Mengkonsumsi
Infografis
Cegah Osteoporosis,...
Cegah Osteoporosis, Berikut Minuman Sehat untuk Menguatkan Tulang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved