RS Pelni Hadirkan Layanan Staysolation bagi Pasien COVID-19 Tanpa Gejala
Senin, 14 September 2020 - 13:51 WIB
Pada Staysolation ini, pasien terkonfirmasi tanpa gejala diwajibkan menjalani prosedur screening terlebih dulu sebelum dinyatakan dapat diterima menginap di sana. Selama berada dalam Staysolation, pasien mendapatkan layanan berupa paket pengawasan serta pengobatan khusus yang dirancang sesuai kebutuhan pasien dari tim dokter dan perawat Rumah Sakit Pelni. Termasuk layanan pemeriksaan PCR serial yang dibutuhkan pasien.
Di samping itu, pasien juga mendapatkan layanan paket makan tiga kali sehari beserta paket laundry harian. Layanan Telemedicine diberikan bagi pasien yang ingin berkonsultasi dengan dokter spesialis di luar jadwal yang telah ditetapkan.
“Dengan mengikuti program Staysolation dengan harga yang terjangkau ini, diharapkan program isolasi dapat berjalan secara lebih efektif. Pasien merasa lebih tenang dan nyaman karena berada di dalam pengawasan yang tepat,” imbuh dr. Didid.
Program Staysolation ini telah berjalan lebih dari tiga bulan terakhir, dan memiliki banyak peminat yang kian hari makin meningkat, baik yang berasal dari masyarakat umum maupun instansi-instansi di Jakarta. (Baca Juga: Harapan untuk Pasien, RSCM Hadirkan Layanan Transplantasi Ginjal Sesuai Protokol Kebiasaan Baru )
“Kondisi ini juga menunjukkan bahwa tidak sedikit masyarakat dengan kasus terkonfirmasi tanpa gejala merasa kesulitan dalam melakukan isolasi mandiri karena berbagai macam faktor. Termasuk di antaranya keluarga yang rentan tertular,” pungkas dr. Didid.
Di samping itu, pasien juga mendapatkan layanan paket makan tiga kali sehari beserta paket laundry harian. Layanan Telemedicine diberikan bagi pasien yang ingin berkonsultasi dengan dokter spesialis di luar jadwal yang telah ditetapkan.
“Dengan mengikuti program Staysolation dengan harga yang terjangkau ini, diharapkan program isolasi dapat berjalan secara lebih efektif. Pasien merasa lebih tenang dan nyaman karena berada di dalam pengawasan yang tepat,” imbuh dr. Didid.
Program Staysolation ini telah berjalan lebih dari tiga bulan terakhir, dan memiliki banyak peminat yang kian hari makin meningkat, baik yang berasal dari masyarakat umum maupun instansi-instansi di Jakarta. (Baca Juga: Harapan untuk Pasien, RSCM Hadirkan Layanan Transplantasi Ginjal Sesuai Protokol Kebiasaan Baru )
“Kondisi ini juga menunjukkan bahwa tidak sedikit masyarakat dengan kasus terkonfirmasi tanpa gejala merasa kesulitan dalam melakukan isolasi mandiri karena berbagai macam faktor. Termasuk di antaranya keluarga yang rentan tertular,” pungkas dr. Didid.
(tsa)
Lihat Juga :