Ketika Minuman Beralkohol Menjadi Ikon Sebuah Negara

Minggu, 20 September 2020 - 18:23 WIB
Seperti vodka, soju cocok untuk minuman campuran karena pada dasarnya tidak memiliki bau atau rasa dan memiliki kadar alkohol sekitar 20%. (Baca juga: Mengenal Hoesik, Budaya Minum ala Korea Selatan yang Penuh Etika)

3. Raki



Raki merupakan minuman ikonik dari Turki. Minuman ini dibuat dari anggur atau buah plum yang disuling dua kali. Raki sering disajikan dengan air, juga es. Minuman itu berubah menjadi warna putih susu ketika dicampur dengan air, maka mendapat julukan "susu singa." Berbekal alkohol sekitar 45%, raki sering disajikan di atas meze atau piring kecil yang bisa dibagikan. (Baca juga: Rafale Yunani vs F-16 Turki, Siapakah yang Unggul di Mediterania)

4. Cachaca



Cachaca adalah minuman beralkohol terbuat dari tebu asal Brasil. Pada awalnya minuman ini dikembangkan oleh budak Brasil pada 1600-an. Nama cachaca berasal dari nama untuk busa yang menghasilkan tebu mendidih.

Cachaca biasanya tak memiliki umur kedaluwarsa, meskipun beberapa produsen menambahkan warna untuk rona keemasan-cokelat. Minuman ini memiliki kadar alkohol antara 38 sampai 54%. (Baca juga: Nikmati Daging Panggang Khas Brazil yang Unik di Jakarta)

5. Pisco
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!