Terapi Hidrogen Disebut Bisa Bantu Penanganan Hipoksia
Minggu, 27 September 2020 - 19:39 WIB
"Secara molekular, paru-paru sering cedera akibat adanya pembentukan radikal hidroksil. Menurut tanggapan saya pada penelitian tersebut, dengan penggunaan hidrogen dalam jumlah konsentrasi tinggi (berikatan dengan air) akan menghambat sistem inflamasi di dalam paru-paru, sehingga mencegah dan mengurangi terjadinya kerusakan paru yang lebih luas atau masif dengan menghambat faktor-faktor peradangan dan inflamasi," terang dr. Bintang.
Penggunaan hidrogen untuk menjaga kesehatan dan bantu pencegahan berbagai penyakit di Indonesia sudah mulai diterapkan sebagian masyarakat. Hal ini diakui Leonardo Wiesan, pendiri perusahaan LiveWell Global, distributor Hydro-Gen Fontaine PEM & Inhaler dari Korea Selatan yang merupakan mesin generator portabel penghasil air bermolekul hidrogen tinggi.
"Saat ini permintaan terhadap Hydro-Gen Fontaine PEM & Inhaler semakin tinggi. Saya rasa masyarakat Indonesia mulai memahami manfaat air hidrogen. Masyarakat di negara maju sepeti Jepang, Korea, China sudah banyak menggunakan air minum berkandungan hidrogen sehari-harinya untuk menjaga kesehatan," ujar Leonardo melalui keterangan tertulisnya, Minggu (27/9).
(Baca juga: Begini Alasan Lansia Berisiko Tinggi Terinfeksi Covid-19 )
Menurut Leonardo, air dan inhalasi hidrogen juga telah mendapat respons positif dari para peneliti dunia untuk membantu perawatan pasien Covid-19 di China. "Hal ini bisa dilihat dalam jurnal Therapeutic Advances in Respiratory Disease yang diterbitkan situs penelitian NCBI berjudul Covid-19 dan Inhalasi Hidrogen, yang diterbitkan 30 Agustus 2020. Di artikel tersebut, tertulis mengenai laporan Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Tiongkok yang merekomendasikan terapi inhalasi perpaduan oksigen dan hidrogen pada perawatan pada pasien Covid-19 dengan pneumonia Tiongkok," kata Leonardo.
Penggunaan hidrogen untuk menjaga kesehatan dan bantu pencegahan berbagai penyakit di Indonesia sudah mulai diterapkan sebagian masyarakat. Hal ini diakui Leonardo Wiesan, pendiri perusahaan LiveWell Global, distributor Hydro-Gen Fontaine PEM & Inhaler dari Korea Selatan yang merupakan mesin generator portabel penghasil air bermolekul hidrogen tinggi.
"Saat ini permintaan terhadap Hydro-Gen Fontaine PEM & Inhaler semakin tinggi. Saya rasa masyarakat Indonesia mulai memahami manfaat air hidrogen. Masyarakat di negara maju sepeti Jepang, Korea, China sudah banyak menggunakan air minum berkandungan hidrogen sehari-harinya untuk menjaga kesehatan," ujar Leonardo melalui keterangan tertulisnya, Minggu (27/9).
(Baca juga: Begini Alasan Lansia Berisiko Tinggi Terinfeksi Covid-19 )
Menurut Leonardo, air dan inhalasi hidrogen juga telah mendapat respons positif dari para peneliti dunia untuk membantu perawatan pasien Covid-19 di China. "Hal ini bisa dilihat dalam jurnal Therapeutic Advances in Respiratory Disease yang diterbitkan situs penelitian NCBI berjudul Covid-19 dan Inhalasi Hidrogen, yang diterbitkan 30 Agustus 2020. Di artikel tersebut, tertulis mengenai laporan Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Tiongkok yang merekomendasikan terapi inhalasi perpaduan oksigen dan hidrogen pada perawatan pada pasien Covid-19 dengan pneumonia Tiongkok," kata Leonardo.
(nug)
Lihat Juga :