Bangkitkan Semangat Anak dengan Ruang Belajar Nyaman

Rabu, 11 November 2020 - 14:11 WIB
“Wallpaper yang disarankan untuk ruang belajar anak, yaitu pilih corak yang sesuai dan terbuat dari bahan yang tidak mudah kotor. Misalnya bahan vinyl atau jika ingin berwarna bisa menggunakan wall sticker,” ucap Ade. (Baca juga: Tata Cara Menjadi Pemilih di Saat Pandemi)

Mungkin banyak orang tua yang bertanya, mana yang lebih baik apakah menggabungkan ruang belajarnya dengan ruang tidur atau dipisah dengan ruang tidurnya? Umumnya ruang belajar membutuhkan kursi dan meja sendiri untuk kegiatan belajarnya, tapi sangatlah tidak masalah jika Anda ingin memisahkan ruang belajarnya dengan ruangan lain. Jadi, sang buah hati bisa lebih fokus dalam kegiatan belajarnya.

Ade menambahkan, jika ruang belajar anak ingin disatukan, yang perlu diperhatikan adalah menata agar fungsi kamar memilik zona yang jelas sebagai ruang istirahat sekaligus belajar. Untuk membedakannya bisa ditandai dengan rak buku. Selain itu, perhatikan juga warna yang ingin di gunakan mengingat usia anak yang sangat aktif sehingga sangat penting untuk ruangan yang menunjang kreativitasnya.

Untuk pemilihan warna, untuk ruang belajar pilih warna terang dan kuat karena bisa merangsang kreativitas anak. Contohnya, warna merah, oranye, biru, atau hijau. Penggunaan warna terang bisa digunakan untuk aksen dinding. (Lihat videonya: Waspada Angka Kejahatan Selama Pandemi Naik) )

“Ruang belajar tempat yang membutuhkan konsentrasi tinggi. Untuk hal ini bisa menggunakan warna pastel, seperti biru pastel, oranye pastel, dan krem. Jika ruang belajar menyatu dengan kamar tidur sebaiknya gunakan warna pastel, terutama untuk dinding yang menghadap tempat tidur,” lanjut Ade. (Aprilia S Andyna)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!