Menyanyi Bisa Menurunkan Risiko Demensia dan Memperpanjang Umur

Senin, 21 Desember 2020 - 21:41 WIB
Bernyanyi juga meningkatkan kewaspadaan mental, konsentrasi, dan memori. Faktanya, Alzheimer's Society bahkan telah mendirikan layanan bernyanyi untuk otak guna membantu penderita demensia dan alzheimer mempertahankan ingatan mereka. Bernyanyi diketahui melepaskan endorfin, zat kimia yang membuat perasaan senang dan bahagia.

Selain itu, para ilmuwan telah mengidentifikasi organ kecil di telinga yang disebut sacculus, yang merespons frekuensi yang diciptakan oleh nyanyian. Responsnya langsung menciptakan rasa senang, terlepas dari seperti apa nyanyian itu. Tidak hanya itu, bernyanyi dapat mengalihkan pikiran dari masalah hari itu untuk meningkatkan mood.

Baca juga : Lebih Cepat Menular, Strain Baru COVID-19 Tak Terbukti Lebih Mematikan

Dilansir dari Express (21/12) dokter melaporkan bahwa bernyanyi juga dapat membantu menurunkan tekanan darah. Seorang wanita 76 tahun yang pernah mengalami hipertensi pra operasi parah sebelum operasi penggantian lutut total untuk osteoartritis (OA).

Dengan terus bernyanyi selama 20 menit, tekanan darah pasien tetap rendah dan bertahan selama beberapa jam setelahnya. Seperti yang diinstruksikan oleh dokter, pasien bernyanyi secara berkala sepanjang malam yang menjaga tekanan darahnya pada tingkat yang dapat diterima.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!