Musim Hujan, Waspadai Ancaman Penyakit Hepatitis A!
Minggu, 24 Januari 2021 - 13:13 WIB
Baca Juga : Anda Sudah Divaksin Covid-19, Cuci Tangan Tetap Penting Lho!
"Hampir semua pasien Hepatitis A yang sembuh memiliki imunitas. Hanya sebagian kecil yang dapat mengalami hepatitis fulminan (akut) dan dapat menyebabkan kematian karena kerusakan sel hati yang masif," kata dr. Olivia.
Ia melanjutkan, hepatitis A adalah penyakit hepatitis yang paling ringan. Penderita bisa sembuh sendiri dengan beristirahat total. Adapun dampak yang ditimbulkan akibat hepatitis A tidaklah separah hepatitis B, C, D dan E. Hepatitis B dan C misalnya, bersifat kronis dan berisiko menimbulkan sirosis hati maupun kanker hati yang bisa berujung kematian. Adapun penanganan hepatitis A sebetulnya tidak ada penanganan khusus, mengingat pemulihannya hanya bergantung pada sistem kekebalan tubuh.
Baca Juga : Trik Menjaga Kualitas Udara dalam Ruangan Rumah Anda dengan ‘Lidah Mertua’
Yang bisa dilakukan adalah langkah pengobatan untuk meringankan gejala yang dialami, yaitu istirahat total, penggunaan obat pereda nyeri, demam, seperti parasetamol dan ibuprofen sesuai resep dokter, menghindari makanan berlemak dan makan dengan porsi sedikit.Yang tak kalah penting adalah menggiatkan kampanye Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS) di tatanan individu, rumah tangga, hingga masyarakat. Sri Noviarni
"Hampir semua pasien Hepatitis A yang sembuh memiliki imunitas. Hanya sebagian kecil yang dapat mengalami hepatitis fulminan (akut) dan dapat menyebabkan kematian karena kerusakan sel hati yang masif," kata dr. Olivia.
Ia melanjutkan, hepatitis A adalah penyakit hepatitis yang paling ringan. Penderita bisa sembuh sendiri dengan beristirahat total. Adapun dampak yang ditimbulkan akibat hepatitis A tidaklah separah hepatitis B, C, D dan E. Hepatitis B dan C misalnya, bersifat kronis dan berisiko menimbulkan sirosis hati maupun kanker hati yang bisa berujung kematian. Adapun penanganan hepatitis A sebetulnya tidak ada penanganan khusus, mengingat pemulihannya hanya bergantung pada sistem kekebalan tubuh.
Baca Juga : Trik Menjaga Kualitas Udara dalam Ruangan Rumah Anda dengan ‘Lidah Mertua’
Yang bisa dilakukan adalah langkah pengobatan untuk meringankan gejala yang dialami, yaitu istirahat total, penggunaan obat pereda nyeri, demam, seperti parasetamol dan ibuprofen sesuai resep dokter, menghindari makanan berlemak dan makan dengan porsi sedikit.Yang tak kalah penting adalah menggiatkan kampanye Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS) di tatanan individu, rumah tangga, hingga masyarakat. Sri Noviarni
(wur)
Lihat Juga :