Waspada! Emosional Bisa Pengaruhi Sakit Punggung

Rabu, 10 Februari 2021 - 13:01 WIB
Faktor lainnya berupa mengandalkan terlalu banyak pada perawatan pasif atau tidak mengharapkan seseorang melakukan apa pun, seperti obat penghilang rasa sakit, kompres panas dan dingin, pijat dan elektroterapi. Orang dapat mencari dukungan psikologis untuk membantu pemulihan punggung mereka.

National Health Service (NHS) merekomendasikan untuk mencoba terapi perilaku kognitif (CBT), yang bisa menjadi bagian pengobatan berguna jika seseorang sedang berjuang untuk mengatasi rasa sakit mereka. CBT, bersama dengan teknik kesadaran, telah terbukti membantu sakit punggung kronis.

Dilansir dari Express, Rabu (10/2) dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di Jama Network, efek pengurangan stres berbasis kesadaran vs terapi perilaku kognitif pada nyeri punggung dianalisis.

Daniel C. Cherkin, Ph.D., dari Group Health Research Institute, Seattle, dan rekannya secara acak menugaskan 342 orang dewasa berusia 20 hingga 70 tahun dengan nyeri punggung bawah kronis untuk menerima MBSR, terapi perilaku kognitif, atau perawatan biasa.

Studi tersebut mencatat CBT dan MBSR diberikan dalam delapan kelompok setiap dua jam mingguan. Perawatan biasa termasuk perawatan lain apa pun, jika ada, yang diterima peserta. Usia rata-rata peserta adalah 49 tahun dengan durasi rata-rata sakit punggung adalah 7,3 tahun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!