Mengaku Salah, Partner Young Lex untuk Proyek Video Musik Raja Terakhir Minta Maaf dan Pecat Tim

Rabu, 10 Maret 2021 - 16:50 WIB
Adegan dalam video musik Raja Terakhir (The Last King) Young Lex. Foto/Tangkapan Layar YouTube
JAKARTA - Three Kingdoms: Hero Legendaris, perusahaan game yang bekerja sama dengan Young Lex, mengeluarkan pernyataan tentang dugaan plagiat pada video musik Raja Terakhir (The Last King) yang dilakukan sang rapper.

Dalam postingannya, Three Kingdoms menginformasikan bahwa mereka tidak melakukan proses konfirmasi materi yang seharusnya dilakukan sebelum menggunakan materi video musik tersebut.



Baca Juga: Video Klip Raja Terakhir Dinilai Jiplak Lay EXO, Young Lex Sebut Otak Micin

"Mengenai perselisihan yang disebabkan oleh video musik Mr. Young Lex - Raja Terakhir, sebagai pengguna lagu, kami tidak melakukan proses konfirmasi materi yang seharusnya dilakukan sebelum kami menggunakan materi video musik tersebut," jelas Three Kingdoms, seperti dilansir dari Koreaboo, Rabu (10/3).

Menerima kesalahan penuh atas insiden ini, mereka menjelaskan bahwa perusahaan telah memecat tim yang bertanggung jawab atas konten tersebut. Mereka mengeluarkan permintaan maaf kepada Lay, timnya, dan orang-orang di balik video musik Lit milik anggota EXO itu.

"Itu salah kami. Kami telah melakukan peninjauan internal atas insiden ini dan memecat tim terkait yang bertanggung jawab atas pengawasan konten. Untuk ini, kami menyampaikan permintaan maaf yang mendalam kepada Mr. Zhang Yixing dan timnya, serta pemilik hak cipta dan produser video musik tersebut. Berharap untuk mendapatkan pengertian Anda," kata Three Kingdoms.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!