Buka Toko Ikonik di PIM 3, Uniqlo Gandeng Tiga Seniman Lokal
Senin, 05 April 2021 - 19:30 WIB
Muchlis Fachri alias Muklay adalah seorang seniman visual yang pernah menerima beberapa penghargaan bergengsi dan telah menggelar pameran seni solonya di dalam dan luar negeri. Kolaborasinya dan UNIQLO dimulai pada 2018 sejak ia dipilih sebagai salah satu dari empat seniman dari negara-negara Asia Tenggara yang membawa karya seninya ke lebih banyak khalayak ramai.
Baca juga : 3 Persiapan Menyusui yang Harus Diketahui Sebelum Melahirkan
“Jakarta saat ini, sudah menjadi rumah bagi kita semua. Banyak cerita dan juga harapan yang akan selalu ada di setiap masyarakat Jakarta. Semoga kota kita selalu belajar untuk berkembang menjadi lebih baik. Ini harapan saya buat Jakarta! Dan saya juga percaya, semua bisa berubah jadi lebih baik dimulai dari setiap individu yang hidup di kota. Saya decide untuk berkontribusi buat Jakarta dengan berkarya untuk kota dimana saya tinggal ini,” ucap Muchlis Fahri (Muklay).
A.A.G Airlangga alias Tutu memulai kariernya sebagai animator konvensional, kemudian pada tahun 2000 mulai menekuni ketertarikannya kepada Graffiti dan Street Art. Kejenuhan akan keseragaman kancah seni jalanan membuatnya lebih mengembangkan dan mendalami materi konsep dan visual tanpa meninggalkan komponen sejarah yang dilewatinya.
Baca juga : Gantian, Hotma Sitompul Tuding Desiree Tarigan Selingkuh
Baca juga : 3 Persiapan Menyusui yang Harus Diketahui Sebelum Melahirkan
“Jakarta saat ini, sudah menjadi rumah bagi kita semua. Banyak cerita dan juga harapan yang akan selalu ada di setiap masyarakat Jakarta. Semoga kota kita selalu belajar untuk berkembang menjadi lebih baik. Ini harapan saya buat Jakarta! Dan saya juga percaya, semua bisa berubah jadi lebih baik dimulai dari setiap individu yang hidup di kota. Saya decide untuk berkontribusi buat Jakarta dengan berkarya untuk kota dimana saya tinggal ini,” ucap Muchlis Fahri (Muklay).
A.A.G Airlangga alias Tutu memulai kariernya sebagai animator konvensional, kemudian pada tahun 2000 mulai menekuni ketertarikannya kepada Graffiti dan Street Art. Kejenuhan akan keseragaman kancah seni jalanan membuatnya lebih mengembangkan dan mendalami materi konsep dan visual tanpa meninggalkan komponen sejarah yang dilewatinya.
Baca juga : Gantian, Hotma Sitompul Tuding Desiree Tarigan Selingkuh
Lihat Juga :