Imunisasi Dapat Cegah Munculnya Berbagai Penyakit
Jum'at, 30 April 2021 - 23:40 WIB
Menurut dr Prima, seorang anak dapat dikatakan memiliki imunisasi lengkap jika mendapatkan imunisasi saat bayi, dibawah 2 tahun, dan saat sekolah.
Ketua Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Indonesia (IDAI), Prof. Dr. Cissy B. Kartasasmita, Sp.A(K),MSc, PhD mengatakan vaksinasi rutin tetap terus dijalankan. Jika imunisasi tidak dilaksanakan, maka dapat menimbulkan masalah baru yaitu KLB Campak , Difteri , Polio .
Imunisasi kejar harus dilakukan segera sesuai berdasarkan catatan riwayat imunisasi anak, tujuannya untuk memberikan proteksi maksimal kepada anak. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah melakukan imunisasi ganda yaitu pemberian lebih dari satu jenis imunisasi dalam satu kali kunjungan.
Baca Juga : Pentingnya Pencegahan Komplikasi Diabetes Selama Pandemi Covid-19
“Imunisasi ganda atau yang biasa dikenal dengan stimultaneous vaccination diberikan untuk mempercepat perlindungan kepada anak, meningkatkan efisiensi pelayanan dan orang tua tidak perlu datang ke fasilitas kesehatan berulang kali,” kata Prof Cissy.
Ketua Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Indonesia (IDAI), Prof. Dr. Cissy B. Kartasasmita, Sp.A(K),MSc, PhD mengatakan vaksinasi rutin tetap terus dijalankan. Jika imunisasi tidak dilaksanakan, maka dapat menimbulkan masalah baru yaitu KLB Campak , Difteri , Polio .
Imunisasi kejar harus dilakukan segera sesuai berdasarkan catatan riwayat imunisasi anak, tujuannya untuk memberikan proteksi maksimal kepada anak. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah melakukan imunisasi ganda yaitu pemberian lebih dari satu jenis imunisasi dalam satu kali kunjungan.
Baca Juga : Pentingnya Pencegahan Komplikasi Diabetes Selama Pandemi Covid-19
“Imunisasi ganda atau yang biasa dikenal dengan stimultaneous vaccination diberikan untuk mempercepat perlindungan kepada anak, meningkatkan efisiensi pelayanan dan orang tua tidak perlu datang ke fasilitas kesehatan berulang kali,” kata Prof Cissy.
(dra)
Lihat Juga :