Mengenal Gejala dan Faktor Risiko Gagal Jantung

Minggu, 09 Mei 2021 - 23:13 WIB
“Semakin banyak faktor risiko di atas yang dimiliki seseorang, semakin besar risiko untuk menderita gagal jantung,” ungkap dr. Paskah.

Karena sifatnya yang menahun dan progresif seiring waktu, penyakit gagal jantung membutuhkan identifikasi segera serta penanganan tepat sejak awal untuk mencapai hasil optimal. Pengobatan gagal jantung sangatlah kompleks dan membutuhkan waktu cukup panjang. Oleh karenanya, komunikasi yang baik antara pihak medis dengan pasien dan keluarga pasien sangat penting untuk dibangun sejak awal.

Baca Juga: Kenali Perbedaan B117, B1351, P1, dan B1617, Empat Varian Baru Virus COVID-19

“Pasien dan keluarga pasien harus mendapatkan edukasi serta informasi yang cukup terkait penyakit serius ini, serta memahami rencana terapi jangka panjang. Selain itu, pelayanan multidisiplin subspesialisasi diperlukan pada kasus gagal jantung lanjut karena kompleksitas kasus menuntut pelayanan terapi secara komprehensif, intensif, agresif, dan inovatif,” beber dr. Paskah.

Sementara itu, Siloam Hospitals Kebon Jeruk secara resmi membuka Klinik Gagal Jantung pada 8 Mei 2021. Tim Klinik Gagal Jantung ini bakal memberikan informasi penting, edukasi, konsultasi, serta telemonitoring secara efektif dan profesional kepada pasien dan keluarganya.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!