Diabetes Tipe 2, Waktu Makan Terbaik untuk Hindari Gula Darah Tinggi
Selasa, 03 Agustus 2021 - 07:00 WIB
Untuk orang tanpa diabetes tipe 2 , penelitian terbaru menunjukkan bahwa frekuensi makan yang tinggi hingga enam kali sehari meningkatkan risiko kesehatan dibandingkan dengan frekuensi makan yang rendah yaitu satu sampai dua kali sehari.
Baca Juga : 1.139 Kasus Varian Covid-19 Ditemukan di Indonesia, Termasuk Varian Delta
"Ini mungkin terkait dengan efek menguntungkan dari puasa dalam mengurangi kadar kolesterol, peradangan , meningkatkan pemecahan sel yang rusak atau dan efek pada bakteri usus dan ketahanan terhadap stres," jelas Brewer.
Namun, ketika Anda menderita diabetes tipe 2, penting untuk menghindari jeda yang lama antara makan untuk menjaga kadar glukosa darah. Beberapa orang perlu makan setiap tiga hingga empat jam dan kebanyakan penderita diabetes tidak boleh makan lebih dari lima atau enam jam di antara waktu makan.
Baca Juga : 1.139 Kasus Varian Covid-19 Ditemukan di Indonesia, Termasuk Varian Delta
"Ini mungkin terkait dengan efek menguntungkan dari puasa dalam mengurangi kadar kolesterol, peradangan , meningkatkan pemecahan sel yang rusak atau dan efek pada bakteri usus dan ketahanan terhadap stres," jelas Brewer.
Namun, ketika Anda menderita diabetes tipe 2, penting untuk menghindari jeda yang lama antara makan untuk menjaga kadar glukosa darah. Beberapa orang perlu makan setiap tiga hingga empat jam dan kebanyakan penderita diabetes tidak boleh makan lebih dari lima atau enam jam di antara waktu makan.
Lihat Juga :