Varian Delta Sebabkan Kekuatan Vaksin Pfizer dan Moderna Turun
Rabu, 25 Agustus 2021 - 19:09 WIB
Namun, selama berminggu-minggu menjelang 14 Agustus ketika varian Delta menyerang AS dan langsung mendominasi kasus, efektivitas vaksin turun ke 66%.
"Peneliti memperingati bahwa kemampuan vaksin untuk memberi perlindungan berkurang dari waktu ke waktu, dan perkiraan 66% ini didasarkan pada periode studi yang relatif singkat dengan sedikit infeksi," tulis laporan AFP, Rabu (25/8).
Meskipun temuan sementara ini menunjukkan pengurangan cukup berarti dalam efektivitas vaksin Covid-19 mencegah infeksi, tapi vaksin masih dianggap sangat baik untuk diterima karena angka penambahan kasus baru semakin minim.
"Sejumlah penelitian kini telah menyimpulkan bahwa kemanjuran vaksin memang telah menurun terhadap varian Delta, meski angka penurunannya berbeda antarstudi," lanjut laporan tersebut.
Salah satu manfaat besar yang dihasilkan vaksin Covid-19 adalah kasus penyakit parah terus menurun dan CDC mencatat 90% masyarakat yang sudah divaksin mengaku terlindungi dari paparan virus corona.
"Peneliti memperingati bahwa kemampuan vaksin untuk memberi perlindungan berkurang dari waktu ke waktu, dan perkiraan 66% ini didasarkan pada periode studi yang relatif singkat dengan sedikit infeksi," tulis laporan AFP, Rabu (25/8).
Meskipun temuan sementara ini menunjukkan pengurangan cukup berarti dalam efektivitas vaksin Covid-19 mencegah infeksi, tapi vaksin masih dianggap sangat baik untuk diterima karena angka penambahan kasus baru semakin minim.
"Sejumlah penelitian kini telah menyimpulkan bahwa kemanjuran vaksin memang telah menurun terhadap varian Delta, meski angka penurunannya berbeda antarstudi," lanjut laporan tersebut.
Salah satu manfaat besar yang dihasilkan vaksin Covid-19 adalah kasus penyakit parah terus menurun dan CDC mencatat 90% masyarakat yang sudah divaksin mengaku terlindungi dari paparan virus corona.
Lihat Juga :