Nikotin dan TAR, Mana yang Lebih Berbahaya bagi Kesehatan?
Selasa, 07 September 2021 - 10:43 WIB
- Pembakaran rokok saat dikonsumsi menghasilkan asap yang mengandung TAR. Inilah yang merupakan zat kimia paling berbahaya dari rokok.
- Berdasarkan data National Cancer Institute Amerika Serikat, TAR mengandung berbagai senyawa karsinogenik yang dapat memicu kanker. Dari sekitar 7.000 bahan kimia yang ada di dalam asap rokok, 2.000 di antaranya terdapat pada TAR.
- Ketika asap rokok dihirup, TAR membentuk lapisan lengket di bagian dalam paru-paru yang dapat menutupi bahkan mematikan sel yang ada di sana. Hal itu dapat menyebabkan kanker paru-paru, emfisema, atau masalah paru-paru lainnya.
- TAR yang berwarna cokelat juga menodai gigi dan kuku perokok.
Baca juga: Diabetes Tipe 2, Tanda Gula Darah Tinggi di Kaki yang Parah saat Malam
"Orang-orang merokok untuk nikotin, tapi mereka mati karena TAR," kata Michael Russel pencetus konsep pengurangan bahaya tembakau (tobacco harm reduction).
- Berdasarkan data National Cancer Institute Amerika Serikat, TAR mengandung berbagai senyawa karsinogenik yang dapat memicu kanker. Dari sekitar 7.000 bahan kimia yang ada di dalam asap rokok, 2.000 di antaranya terdapat pada TAR.
- Ketika asap rokok dihirup, TAR membentuk lapisan lengket di bagian dalam paru-paru yang dapat menutupi bahkan mematikan sel yang ada di sana. Hal itu dapat menyebabkan kanker paru-paru, emfisema, atau masalah paru-paru lainnya.
- TAR yang berwarna cokelat juga menodai gigi dan kuku perokok.
Baca juga: Diabetes Tipe 2, Tanda Gula Darah Tinggi di Kaki yang Parah saat Malam
"Orang-orang merokok untuk nikotin, tapi mereka mati karena TAR," kata Michael Russel pencetus konsep pengurangan bahaya tembakau (tobacco harm reduction).
(nug)