8 Obat dan Suplemen yang Menyebabkan Kolesterol Tinggi
Selasa, 14 Desember 2021 - 05:05 WIB
Ada obat dan suplemen umum yang menyebabkan kolesterol tinggi. Beberapa meningkatkan kolesterol hanya sedikit, semetara yang lain menyebabkan kolesterol naik. Foto/Healthline.
JAKARTA - Ada obat dan suplemen umum yang menyebabkan hiperkolesterolemia atau kolesterol tinggi . Beberapa meningkatkan kolesterol hanya sedikit, sementara yang lain menyebabkan kadar kolesterol naik .
Jenis reaksi dari obat dan suplemen ini pun sangat beragam. Namun, butuh berminggu-minggu atau berbulan-bulan untuk menyebabkan kolesterol tinggi. Jika obat Anda dapat menyebabkan kolesterol tinggi, bicarakan dengan dokter.
Pastikan segera menghentikan konsumsi obat tersebut atau beralih ke obat yang tidak meningkatkan kadar kolesterol. Konsultasikan dengan dokter sebelum melakukan perubahan apa pun. Berikut obat dan suplemen yang menyebabkan kolesterol tinggi seperti dilansir dari Everyday Health, Selasa (14/12/2021).
Baca Juga: Bahaya Kolesterol Tinggi di Usia 50 Tahun, Tak Hanya Sebabkan Stroke
1. Rosiglitazone (Avandia)
Obat ini dapat meningkatkan kolesterol dan bahkan memiliki reaksi yang mengancam jiwa, yang telah menyebabkan Inggris dan Afrika Selatan menarik obat ini dari negara mereka. Di AS, obat tersebut masih disetujui oleh Food and Drug Administration.
2. Vitamin D
Jenis reaksi dari obat dan suplemen ini pun sangat beragam. Namun, butuh berminggu-minggu atau berbulan-bulan untuk menyebabkan kolesterol tinggi. Jika obat Anda dapat menyebabkan kolesterol tinggi, bicarakan dengan dokter.
Pastikan segera menghentikan konsumsi obat tersebut atau beralih ke obat yang tidak meningkatkan kadar kolesterol. Konsultasikan dengan dokter sebelum melakukan perubahan apa pun. Berikut obat dan suplemen yang menyebabkan kolesterol tinggi seperti dilansir dari Everyday Health, Selasa (14/12/2021).
Baca Juga: Bahaya Kolesterol Tinggi di Usia 50 Tahun, Tak Hanya Sebabkan Stroke
1. Rosiglitazone (Avandia)
Obat ini dapat meningkatkan kolesterol dan bahkan memiliki reaksi yang mengancam jiwa, yang telah menyebabkan Inggris dan Afrika Selatan menarik obat ini dari negara mereka. Di AS, obat tersebut masih disetujui oleh Food and Drug Administration.
2. Vitamin D
Lihat Juga :