Ini Saran Ahli Agar Mendapatkan Manfaat Puasa Sebulan Penuh Saat Corona
Kamis, 23 April 2020 - 09:32 WIB
Seperti halnya ketika dalam kondisi normal, saat puasa konsumsi makanan dengan gizi seimbang sangat diperlukan untuk menjaga imun tubuh terlebih selama pandemi seperti saat ini. Adapun indikator seimbangnya makanan yang dimakan dapat dilihat dari variasi jenis dan warna yang terhidang dalam piring makan. Pastikan selalu mengonsumsi protein hewani dan nabati, karbohidrat yang diutamakan mengandung serat tinggi seperti nasi merah, umbi, jagung atau nasi putih yang ditambahkan dengan aneka biji-bijan.
Selain itu, penting juga sumber lemak baik yang bisa diperoleh dari alpukat dan minyak tidak jenuh ganda lainnya. Protein hewani akan mensuplai asam amino yang lengkap dibandingkan dengan protein nabati. Pastikan selalu ada setidaknya 1- 2 porsi protein hewani. Jenis white meat seperti unggas dan ikan merupakan pilihan terbaik. Namun, sebutir telur perhari bisa menjadi alternatif untuk sumber protein berkualitas.
"Selain zat gizi makro, zat gizi mikro juga sangat dibutuhkan. Pastikan dipiring ada sayuran dan buah dengan lima warna berbeda menjadi penanda baik bahwa asupan vitamin dan mineral tercukupi," lanjutnya.
Tidak hanya urusan berbuka puasa, Dr Tirta juga menekankan untuk memperhatikan asupan saat sahur. Dalam hal ini, disarankan untuk hindari makanan berlemak dan sebagai gantinya, mengonsumsi serat serta protein agar kenyang lebih lama dan mengonsumsi makanan secukupnya.
"Puasa juga gaya hidup. Gaya hidup baik bisa rusak karena mengonsumsi makanan yang salah. Terapkan pola konsusmi yang benar. Puasa untuk penguatan pengendalian diri kita," tandasnya.
Selain itu, penting juga sumber lemak baik yang bisa diperoleh dari alpukat dan minyak tidak jenuh ganda lainnya. Protein hewani akan mensuplai asam amino yang lengkap dibandingkan dengan protein nabati. Pastikan selalu ada setidaknya 1- 2 porsi protein hewani. Jenis white meat seperti unggas dan ikan merupakan pilihan terbaik. Namun, sebutir telur perhari bisa menjadi alternatif untuk sumber protein berkualitas.
"Selain zat gizi makro, zat gizi mikro juga sangat dibutuhkan. Pastikan dipiring ada sayuran dan buah dengan lima warna berbeda menjadi penanda baik bahwa asupan vitamin dan mineral tercukupi," lanjutnya.
Tidak hanya urusan berbuka puasa, Dr Tirta juga menekankan untuk memperhatikan asupan saat sahur. Dalam hal ini, disarankan untuk hindari makanan berlemak dan sebagai gantinya, mengonsumsi serat serta protein agar kenyang lebih lama dan mengonsumsi makanan secukupnya.
"Puasa juga gaya hidup. Gaya hidup baik bisa rusak karena mengonsumsi makanan yang salah. Terapkan pola konsusmi yang benar. Puasa untuk penguatan pengendalian diri kita," tandasnya.
(tdy)
Lihat Juga :