Cara Bijak Konsumsi Suplemen dan Obat untuk Tingkatkan Sistem Imun
Senin, 15 Juni 2020 - 11:45 WIB
"Jika sudah mengkonsumsi makanan bergizi, maka cukup konsumsi vitamin saja, karena zat-zat pendukung imun umumnya sudah terkandung di dalam makanan,"jelas lulusan Ehime University School of Medicine, Jepang itu.
Selanjutnya sesuaikan dengan kebutuhan kelompok berisiko. Ibu hamil, usia lanjut, anak-anak, biasanya memiliki kebutuhan yang berbeda-beda.
Sebelum mengkonsumsi suplemen dan herbal, bisa konsultasi dulu dengan apoteker terkait jumlah kebutuhannya. "Perhatikan juga, ada atau tidak interaksi suplemen dan herbal dengan obat tertentu yang sedang digunakan," jelasnya.
"Meskipun belum ada uji klinis terkait interaksi antar obat itu, kita tetap harus waspada. Misalnya setelah minum obat tertentu, baiknya memberi jeda beberapa jam baru kemudian minum suplemen untuk mencegah interaksi," sambung dia.
Berikutnya, diperhatikan juga jangka waktu penggunaan. Konsumsi suplemen dan herbal sesuai kebutuhan saja. Misalnya, ketika sakit, kita butuh tambahan suplemen. Namun, ketika sudah sehat, dalam hal ini bisa makan dengan porsi banyak dan bergizi, maka tidak perlu mengkonsumsi suplemen.
"Terakhir, jika membeli obat di apotek, jangan lupa memperhatikan informasi penggunaannya. Kalau kurang jelas tanyakan ke apotekernya," pungkasnya.
Selanjutnya sesuaikan dengan kebutuhan kelompok berisiko. Ibu hamil, usia lanjut, anak-anak, biasanya memiliki kebutuhan yang berbeda-beda.
Sebelum mengkonsumsi suplemen dan herbal, bisa konsultasi dulu dengan apoteker terkait jumlah kebutuhannya. "Perhatikan juga, ada atau tidak interaksi suplemen dan herbal dengan obat tertentu yang sedang digunakan," jelasnya.
"Meskipun belum ada uji klinis terkait interaksi antar obat itu, kita tetap harus waspada. Misalnya setelah minum obat tertentu, baiknya memberi jeda beberapa jam baru kemudian minum suplemen untuk mencegah interaksi," sambung dia.
Berikutnya, diperhatikan juga jangka waktu penggunaan. Konsumsi suplemen dan herbal sesuai kebutuhan saja. Misalnya, ketika sakit, kita butuh tambahan suplemen. Namun, ketika sudah sehat, dalam hal ini bisa makan dengan porsi banyak dan bergizi, maka tidak perlu mengkonsumsi suplemen.
"Terakhir, jika membeli obat di apotek, jangan lupa memperhatikan informasi penggunaannya. Kalau kurang jelas tanyakan ke apotekernya," pungkasnya.
(tdy)
Lihat Juga :