Cara Bijak Konsumsi Suplemen dan Obat untuk Tingkatkan Sistem Imun
Senin, 15 Juni 2020 - 11:45 WIB
Selain vitamin, mineral zink juga berperan untuk daya tahan tubuh. Mineral zink berperan dalam pengembangan dan fungsi dari sel-sel imun bawaan maupun adaptif. "Penelitian sebelumnya juga mengatakan bahwa, kompleks zink dan pirition ini terbukti menghambat replikasi SARS," ujar dosen yang menekuni bidang medical and health science ini.
Mineral lainnya yaitu, selenium yang bersifat antioksidan, menetralkan molekul yang tidak stabil, mengatur sel-sel imun, sehingga mineral ini penting untuk peningkatan sistem imun. Sementara bagi yang ingin mengkonsumsi herbal, pilihlah produk herbal yang mengandung Echinaceae dan pyhlantus niruri. (Baca juga: Perbanyak Makanan Ini, Bagus untuk Kulit ).
Dua kandungan ini kata Zullies, bisa meningkatkan aktivitas sel-sel imun. Namun, sampai saat ini evidence secara klinis terkait herbal masih sangat terbatas. "Kebanyakan hasil-hasil pengujian faktanya dilakukan secara pregenik, misalnya dengan hewan uji dan sel kultur," pungkas alumnus Fakultas Farmasi UGM angkatan 1987 ini.
Pakar farmakologi ini membenarkan, jika empon-empon berkhasiat bagi sistem imun. Masyarakat bisa mengkonsumsi empon-empon sebagai pengganti vitamin atau mineral.
Sesungguhnya sistem imun bisa meningkat jika kebutuhan makanan sudah tercukupi. Namun, bagi sebagian orang asupan untuk peningkatan sistem imun tidak cukup hanya dengan makanan. Di sinilah peran suplemen dan obat-obatan. Artinya, kita tidak diwajibkan mengkonsumsi suplemen dan obat-obatan itu, konsumsilah saat kita sedang membutuhkan saja.
Zullies menerangkan, ada hal-hal yang harus diperhatikan ketika memilih suplemen dan produk herbal. Pertama, coba periksa kembali riwayat alergi kita. Lalu, ketika mengkonsumsi suplemen dan herbal, jangan menggunakan takaran dan kombinasi yang berlebihan.
Mineral lainnya yaitu, selenium yang bersifat antioksidan, menetralkan molekul yang tidak stabil, mengatur sel-sel imun, sehingga mineral ini penting untuk peningkatan sistem imun. Sementara bagi yang ingin mengkonsumsi herbal, pilihlah produk herbal yang mengandung Echinaceae dan pyhlantus niruri. (Baca juga: Perbanyak Makanan Ini, Bagus untuk Kulit ).
Dua kandungan ini kata Zullies, bisa meningkatkan aktivitas sel-sel imun. Namun, sampai saat ini evidence secara klinis terkait herbal masih sangat terbatas. "Kebanyakan hasil-hasil pengujian faktanya dilakukan secara pregenik, misalnya dengan hewan uji dan sel kultur," pungkas alumnus Fakultas Farmasi UGM angkatan 1987 ini.
Pakar farmakologi ini membenarkan, jika empon-empon berkhasiat bagi sistem imun. Masyarakat bisa mengkonsumsi empon-empon sebagai pengganti vitamin atau mineral.
Sesungguhnya sistem imun bisa meningkat jika kebutuhan makanan sudah tercukupi. Namun, bagi sebagian orang asupan untuk peningkatan sistem imun tidak cukup hanya dengan makanan. Di sinilah peran suplemen dan obat-obatan. Artinya, kita tidak diwajibkan mengkonsumsi suplemen dan obat-obatan itu, konsumsilah saat kita sedang membutuhkan saja.
Zullies menerangkan, ada hal-hal yang harus diperhatikan ketika memilih suplemen dan produk herbal. Pertama, coba periksa kembali riwayat alergi kita. Lalu, ketika mengkonsumsi suplemen dan herbal, jangan menggunakan takaran dan kombinasi yang berlebihan.
Lihat Juga :