Pria Ini Mengaku Ukuran Penisnya Mengecil Usai Positif Covid-19
Sabtu, 05 Maret 2022 - 06:42 WIB
Dr. Ashley Winter, seorang ahli urologi di Oregon menjelaskan bahwa Berbagai penelitian telah mengaitkan Covid-19 dengan disfungsi ereksi dan masalah kesehatan reproduksi lainnya.
Sebuah penelitian di Italia tahun lalu menemukan bahwa 28 persen pria yang tertular Covid-19 mengalami masalah disfungsi ereksi. Sementara hanya 9,33 persen pria yang tidak tertular Covid-19 mengalami masalah yang sama.
Para peneliti di University of Miami menemukan bahwa disfungsi pembuluh darah yang meluas, atau disfungsi endotel yang diakibatkan oleh infeksi Covid-19 dapat menyebabkan disfungsi ereksi.
“Dalam studi percontohan kami, kami menemukan bahwa pria yang sebelumnya tidak mengeluhkan disfungsi ereksi berkembang menjadi disfungsi ereksi yang cukup parah setelah awal infeksi Covid-19,” ujar Dr. Ranjith Ramasamy, profesor dan direktur Program Urologi Reproduksi Universitas Miami.
Baca Juga: 7 Makanan dan Minuman Bantu Meringankan Gejala Omicron
Sebuah penelitian di Italia tahun lalu menemukan bahwa 28 persen pria yang tertular Covid-19 mengalami masalah disfungsi ereksi. Sementara hanya 9,33 persen pria yang tidak tertular Covid-19 mengalami masalah yang sama.
Para peneliti di University of Miami menemukan bahwa disfungsi pembuluh darah yang meluas, atau disfungsi endotel yang diakibatkan oleh infeksi Covid-19 dapat menyebabkan disfungsi ereksi.
“Dalam studi percontohan kami, kami menemukan bahwa pria yang sebelumnya tidak mengeluhkan disfungsi ereksi berkembang menjadi disfungsi ereksi yang cukup parah setelah awal infeksi Covid-19,” ujar Dr. Ranjith Ramasamy, profesor dan direktur Program Urologi Reproduksi Universitas Miami.
Baca Juga: 7 Makanan dan Minuman Bantu Meringankan Gejala Omicron