Varian XE Menular 10 Kali Lipat, Kemenkes Pastikan Indonesia Masih Aman

Senin, 04 April 2022 - 14:10 WIB
Varian XE adalah hibrida mutan dari dua versi Omicron sebelumnya yaitu BA.1 dan BA.2. Varian XE dilaporkan 10 kali lebih menular daripada subvarian BA.2. Foto/FK UI
JAKARTA - Varian XE adalah hibrida mutan dari dua versi Omicron sebelumnya yaitu BA.1 dan BA.2. Varian XE dilaporkan 10 kali lebih menular daripada subvarian BA.2 atau Stealth Omicron, yang disebut sebagai varian yang mengkhawatirkan karena tingkat penularannya yang tinggi.

Ini adalah jenis virus yang paling dominan, bertanggung jawab atas 86 persen dari semua kasus Covid-19 baru-baru ini. Varian hibrida XE baru dari Omicron pertama kali terdeteksi di Inggris pada 19 Januari 2022. Sejak itu sekitar 600 kasus telah dilaporkan dan dikonfirmasi.



Dilansir dari Times of India, Senin (4/4/2022) varain XE merupakan varian transmisibilitas tinggi berarti bisa menjadi varian dominan di masa depan. Varian ini juga menyebabkan risiko tinggi gelombang Covid-19 lain.

Kemunculan varian XE pun telah dilaporkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Di mana berdasarkan penelitian, varian ini diketahui lebih menular daripada varian Covid-19 lainnya.

Baca Juga: WHO Laporkan Varian Baru Covid-19 XE di Inggris, Waspadai Gejalanya

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!