Omicron BA.2 Masih Terkendali, Menkes: Antibodi Kita Tinggi
Senin, 21 Maret 2022 - 09:02 WIB
loading...
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan Omicron BA.2 di Indonesia masih terkendali. Budi pun bersyukur dengan kondisi tersebut di tengah gelombang Omicron. Foto/Yulianto
A
A
A
JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan Omicron BA.2 di Indonesia masih terkendali. Budi pun bersyukur dengan kondisi tersebut di tengah gelombang Omicron .
Budi mengatakan bahwa secara ilmiah Indonesia lebih siap karena gencarkan vaksinasi . Jika melihat sejarahnya, negara lain lebih dulu melakukan vaksinasi, sehingga antibodi masyarakat Indonesia masih tinggi saat Omicron BA.2 menyerang.
"Lihat negara-negara lebih dini vaksinasi. Jadi, level antibodi atau titer antibodi kita masih relatif lebih tinggi dibandingkan mereka. Relatif masih lebih tahan pada saat gelombang Omicron BA.2 masuk," kata Budi dikutip dari YouTube Kementerian Kesehatan, Senin (21/3/2022)
Dalam kesempatan yang sama, Epidemiolog FKM UI, Prof Pandu Riyono menjelaskan hasil data survei serologi nasional. Di mana sebesar 73,9 persen menunjukkan antibodi responden kebal terhadap virus corona, meski belum menerima vaksin Covid-19.
Baca Juga: Menkes Budi: Vaksin dan Terinfeksi Covid-19 Ciptakan Antibodi Paling Tinggi
">
Budi mengatakan bahwa secara ilmiah Indonesia lebih siap karena gencarkan vaksinasi . Jika melihat sejarahnya, negara lain lebih dulu melakukan vaksinasi, sehingga antibodi masyarakat Indonesia masih tinggi saat Omicron BA.2 menyerang.
"Lihat negara-negara lebih dini vaksinasi. Jadi, level antibodi atau titer antibodi kita masih relatif lebih tinggi dibandingkan mereka. Relatif masih lebih tahan pada saat gelombang Omicron BA.2 masuk," kata Budi dikutip dari YouTube Kementerian Kesehatan, Senin (21/3/2022)
Dalam kesempatan yang sama, Epidemiolog FKM UI, Prof Pandu Riyono menjelaskan hasil data survei serologi nasional. Di mana sebesar 73,9 persen menunjukkan antibodi responden kebal terhadap virus corona, meski belum menerima vaksin Covid-19.
Baca Juga: Menkes Budi: Vaksin dan Terinfeksi Covid-19 Ciptakan Antibodi Paling Tinggi