Epidemiolog Usulkan Wartawan Jadi Prioritas Penerima Booster Kedua setelah Nakes

Jum'at, 29 Juli 2022 - 16:02 WIB
Dicky melanjutkan, pelayan publik sendiri adalah orang yang benar-benar berhadapan dengan masyarakat. Artinya, kalau pelayan publik ini kerjanya hanya di dalam ruangan, ya, dia tidak jadi prioritas berikutnya.

"Kalau di negara maju, mereka punya penilaian tersendiri dalam menentukan siapa saja yang jadi prioritas penerima vaksin Covid-19. Bisa dilihat dari pekerjaan mereka atau juga dari seberapa sering mereka kontak dengan masyarakat," tutur Dicky.

Nah, kenapa wartawan perlu jadi target berikutnya untuk menerima vaksin booster kedua? Selain karena mereka berhadapan langsung dengan masyarakat, kerap kali para wartawan ini datangi agenda liputan, wawancara dengan banyak orang, desak-desakan, sehingga penting untuk diberikan proteksi dari vaksin booster kedua.

Baca juga: Tidak Dijemput Paksa, Nindy Ayunda Datang Sendiri ke Polres Jaksel

Terkait dengan nakes, menurut Dicky, itu bukan hanya dokter yang menerima tapi tenaga kesehatan yang berhadapan dengan pasien atau publik. Jadi, mulai dari dokter, perawat, bahkan sampai supir ambulance pun harus jadi prioritas pertama penerima vaksin booster kedua ini.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!