PB IDI Gandeng Aplikasi D2D Lakukan Skrining Kesehatan Masyarakat untuk Cegah Penyakit Tidak Menular
Selasa, 15 November 2022 - 04:04 WIB
Dari rangkaian acara tersebut, pada November 2022 digelar webinar sosialisasi kepada para dokter, kemudian pelaksanaan skrining ke masyarakat akan dimulai pada Januari hingga Mei 2023, dan di akhir rangkaian yaitu pada Mei 2023, akan disampaikan hasil kegiatan melalui webinar ilmiah di D2D.
Masyarakat yang ditargetkan melakukan deteksi dini penyakit tidak menular sebanyak 115.000 orang.
Head of Doctor Pillar PT Global Urban Esensial (GUE) Mohamad Salahuddin mengatakan, Program Skrining Nasional Penyakit Tidak Menular adalah bagian dari komitmen D2D dalam rangka memberikan layanan terbaik di dunia kesehatan, khususnya kepada para dokter, masyarakat umum, dan seluruh stakeholder kesehatan.
“Melalui kolaborasi dengan anggota IDI, D2D diharapkan dapat memberi kemudahan untuk para dokter di Indonesia dalam melakukan pendataan hasil skrining nasional penyakit tidak menular dan membaktikan diri ke masyarakat, sehingga semakin banyak masyarakat terhindar dari berbagai faktor risiko penyakit atau melakukan pengobatan lebih awal. Dengan program kolaborasi IDI dan D2D ini, kita berharap dapat bersinergi dengan program pemerintan dan membantu penurunan prevalensi PTM di Indonesia,” kata Mohamad Salahuddin melalui siaran resminya, Senin (14/11/2022).
Sementara Ketua Umum PB IDI dr. M. Adib Khumaidi, Sp.OT menyampaikan, Program Skrining Nasional Penyakit Tidak Menular sejalan dengan prioritas kerja pemerintah di bidang kesehatan yang diarahkan pada peningkatan upaya promotif dan preventif, di samping peningkatan akses pada pemberian pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Masyarakat yang ditargetkan melakukan deteksi dini penyakit tidak menular sebanyak 115.000 orang.
Head of Doctor Pillar PT Global Urban Esensial (GUE) Mohamad Salahuddin mengatakan, Program Skrining Nasional Penyakit Tidak Menular adalah bagian dari komitmen D2D dalam rangka memberikan layanan terbaik di dunia kesehatan, khususnya kepada para dokter, masyarakat umum, dan seluruh stakeholder kesehatan.
“Melalui kolaborasi dengan anggota IDI, D2D diharapkan dapat memberi kemudahan untuk para dokter di Indonesia dalam melakukan pendataan hasil skrining nasional penyakit tidak menular dan membaktikan diri ke masyarakat, sehingga semakin banyak masyarakat terhindar dari berbagai faktor risiko penyakit atau melakukan pengobatan lebih awal. Dengan program kolaborasi IDI dan D2D ini, kita berharap dapat bersinergi dengan program pemerintan dan membantu penurunan prevalensi PTM di Indonesia,” kata Mohamad Salahuddin melalui siaran resminya, Senin (14/11/2022).
Sementara Ketua Umum PB IDI dr. M. Adib Khumaidi, Sp.OT menyampaikan, Program Skrining Nasional Penyakit Tidak Menular sejalan dengan prioritas kerja pemerintah di bidang kesehatan yang diarahkan pada peningkatan upaya promotif dan preventif, di samping peningkatan akses pada pemberian pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Lihat Juga :