Aturan Dasar dalam Perlombaan Burung Merpati
Selasa, 31 Januari 2023 - 17:02 WIB
loading...
A
A
A
Karena lomba merpati kolongan adalah yang paling diminati dan banyak dilakukan, maka aturan lomba yang akan dibahas kali ini adalah merpati kolongan.
Masih berbasis pada data yang disajikan di laman Merpatipedia, ada beberapa aturan lomba yang wajib diperhatikan. Pemilik burung harus mendaftarkan merpatinya secara lengkap. Mulai dari nama, warna, jenis, hingga tim dan joki geber yang akan bertanding, serta membayar uang pendaftaran. Apabila datang terlambat di hari perlombaan, peserta dianggap gugur.
Selanjutnya, panitia akan melakukan undian untuk terbang. Dalam sekali terbang, ada dua burung yang bertanding secara bergantian, dari babak penyisihan hingga babak final. Joki tidak bisa digantikan atau diwakilkan tanpa izin dari panitia lomba, kecuali dalam kondisi-kondisi tertentu.
Merpati akan diterbangkan dari garis start dengan jarak 1 km dari lokasi joki. Ketika burung sudah berada di sekitar kotak atau kolong, wasit akan meniup peluit sebagai tanda bahwa joki sudah bisa memulai geber. Aturannya, geberan pertama harus di atas bahu dan dilarang untuk mematikan burung lawan dengan sengaja.
Burung dinyatakan sebagai pemenang jika kali pertama mendarat di kotak bawah dengan melewati kolong. Bagi merpati yang masuk ke babak final dan berstatus sebagai finalis, diberikan dua kali kesempatan untuk masuk kolong. Apabila para finalis gagal dalam dua kesempatan tersebut, maka mereka dianggap sebagai juara bersama.
Lantas, apa yang bisa dilakukan jika joki merasa tidak puas dengan hasil keputusan wasit? Para joki bisa mengajukan protes dengan membayar biaya jaminan, sesuai dengan kesepakatan atau aturan yang sudah dibuat oleh panitia. Setelahnya, panitia akan menunjukkan hasil rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi pertandingan.
Masih berbasis pada data yang disajikan di laman Merpatipedia, ada beberapa aturan lomba yang wajib diperhatikan. Pemilik burung harus mendaftarkan merpatinya secara lengkap. Mulai dari nama, warna, jenis, hingga tim dan joki geber yang akan bertanding, serta membayar uang pendaftaran. Apabila datang terlambat di hari perlombaan, peserta dianggap gugur.
Selanjutnya, panitia akan melakukan undian untuk terbang. Dalam sekali terbang, ada dua burung yang bertanding secara bergantian, dari babak penyisihan hingga babak final. Joki tidak bisa digantikan atau diwakilkan tanpa izin dari panitia lomba, kecuali dalam kondisi-kondisi tertentu.
Merpati akan diterbangkan dari garis start dengan jarak 1 km dari lokasi joki. Ketika burung sudah berada di sekitar kotak atau kolong, wasit akan meniup peluit sebagai tanda bahwa joki sudah bisa memulai geber. Aturannya, geberan pertama harus di atas bahu dan dilarang untuk mematikan burung lawan dengan sengaja.
Burung dinyatakan sebagai pemenang jika kali pertama mendarat di kotak bawah dengan melewati kolong. Bagi merpati yang masuk ke babak final dan berstatus sebagai finalis, diberikan dua kali kesempatan untuk masuk kolong. Apabila para finalis gagal dalam dua kesempatan tersebut, maka mereka dianggap sebagai juara bersama.
Lantas, apa yang bisa dilakukan jika joki merasa tidak puas dengan hasil keputusan wasit? Para joki bisa mengajukan protes dengan membayar biaya jaminan, sesuai dengan kesepakatan atau aturan yang sudah dibuat oleh panitia. Setelahnya, panitia akan menunjukkan hasil rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi pertandingan.
Lihat Juga :