Virus Marburg Telan 9 Korban Jiwa, Kemenkes Ingatkan Masyarakat Jangan Lengah
Rabu, 29 Maret 2023 - 09:55 WIB
loading...
A
A
A
Gejala tersebut mirip dengan penyakit lain, seperti malaria, tifus, dan demam berdarah yang banyak ditemukan di Indonesia. Dokter Syahril pun menyebutkan jika hal tersebut menyebabkan penyakit virus Marburg susah diidentifikasi.
"Belum ada obat khusus, pengobatan bersifat simtomatik dan suportif, yaitu mengobati komplikasi dan menjaga keseimbangan cairan serta elektrolit," papar dr. Syahril.
Dokter Syahril juga menyebutkan bahwa belum ada vaksin yang tersedia untuk virus Marburg. Sejauh ini, vaksin masih dalam pengembangan, dan sudah ada 2 vaksin memasuki uji klinis fase 1 yakni vaksin strain Sabin dan vaksin Janssen.
Baca juga: Selain India, Varian Covid-19 Arcturus Ditemukan di Singapura hingga Amerika
Untuk diketahui, penyakit Marburg berasal dari virus filovirus merupakan salah satu virus paling mematikan karena satu family dengan virus ebola. Penularan kepada manusia terjadi melalui kontak langsung dengan orang, ataupun hewan yang terinfeksi, atau melalui benda yang terkontaminasi virus Marburg.
"Belum ada obat khusus, pengobatan bersifat simtomatik dan suportif, yaitu mengobati komplikasi dan menjaga keseimbangan cairan serta elektrolit," papar dr. Syahril.
Dokter Syahril juga menyebutkan bahwa belum ada vaksin yang tersedia untuk virus Marburg. Sejauh ini, vaksin masih dalam pengembangan, dan sudah ada 2 vaksin memasuki uji klinis fase 1 yakni vaksin strain Sabin dan vaksin Janssen.
Baca juga: Selain India, Varian Covid-19 Arcturus Ditemukan di Singapura hingga Amerika
Untuk diketahui, penyakit Marburg berasal dari virus filovirus merupakan salah satu virus paling mematikan karena satu family dengan virus ebola. Penularan kepada manusia terjadi melalui kontak langsung dengan orang, ataupun hewan yang terinfeksi, atau melalui benda yang terkontaminasi virus Marburg.
(nug)
Lihat Juga :