Tak Ingin Masyarakat Dirugikan, Kemenkes Bakal Lakukan Pembinaan pada Ida Dayak
Rabu, 05 April 2023 - 13:10 WIB
loading...
Ida Dayak (tengah) dijaga provos dalam kerumunan warga yang meminta pengobatannya di Lapangan Kostrad Cilodong, Depok, Jawa Barat, Senin (3/4/2023). Foto/MPI/Aldhi Chandra
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bakal melakukan pembinaan terhadap praktisi pengobatan tradisional seperti Ida Dayak. Tujuannya semata agar tidak ada masyarakat yang dirugikan.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes Siti Nadia Tarmizi untuk menanggapi praktik pengobatan ala Ida Dayak yang belakangan ini menarik perhatian masyarakat.
"Kami tentunya akan melakukan pembinaan terhadap pengobatan tradisional maupun tenaga penyehat tradisional (hatra), termasuk memastikan hatra punya surat terdaftar penyehat tradisional (STPT)," kata Siti Nadia pada awak media, Rabu (5/4/2023).
Baca Juga: Fenomena Pengobatan Ida Dayak Hebohkan Publik, Begini Tanggapan IDI
"Bagaimanapun Indonesia memiliki warisan budaya termasuk pengobatan tradisional yang memang sebagian masih perlu diteliti dan didukung secara empiris seperti pengobatan modern," tambahnya.
Rujukan pembinaan pengobatan tradisional maupun hatra ada di 5 regulasi ini:
1. PP Nomor 103 Tahun 2014 tentang Pelayanan Kesehatan Tradisional.
2. PERMENKES Nomor 15 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Tradisional Komplementer.
3. PERMENKES Nomor 61 Tahun 2016 Pelayanan Kesehatan Tradisional Empiris.
4. PERMENKES nomor 37 Tahun 2017 tentang pelayanan Kesehatan Tradisional Integrasi (SDM dan integrasi layanan kesehatan konvensional dan kesehatan tradisional).
5.UU Nomor 36 Tahun 2014 Tentang Tenaga Kesehatan.
Baca Juga: Profil Ida Dayak, "Wanita Sakti" yang Mampu Sembuhkan Berbagai Penyakit dalam Sekejap
Siti Nadia menambahkan, tenaga penyehat tradisional bisa dibagi berdasarkan modalitasnya, yaitu keterampilan, ramuan, dan campuran.
"Berdasarkan itu, kami akan lakukan pembinaan, supaya masyarakat tidak dirugikan," tandas Siti Nadia.
"Jadi, misalnya seseorang yang terdiagnosis ada kanker dalam tubuhnya, maka dia jangan sampai terlambat ditangani secara medis karena berobat terlebih dulu ke tradisional. Terlebih saat ini sudah ada metode yang bisa menyembuhkan kanker 100% kalau penanganan dilakukan pada stadium dini," lanjutnya.
Kemunculan Ida Dayak sebagai penyembuh mencuri perhatian publik. Banyak orang penasaran dengan kekuatan yang dimilikinya.
Ida Dayak dipercaya bisa menyembuhkan patah tulang hingga menghilangkan benjolan yang diduga kanker dengan cepat. Penyakit yang sejatinya secara medis memerlukan waktu lama untuk sembuh.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes Siti Nadia Tarmizi untuk menanggapi praktik pengobatan ala Ida Dayak yang belakangan ini menarik perhatian masyarakat.
"Kami tentunya akan melakukan pembinaan terhadap pengobatan tradisional maupun tenaga penyehat tradisional (hatra), termasuk memastikan hatra punya surat terdaftar penyehat tradisional (STPT)," kata Siti Nadia pada awak media, Rabu (5/4/2023).
Baca Juga: Fenomena Pengobatan Ida Dayak Hebohkan Publik, Begini Tanggapan IDI
"Bagaimanapun Indonesia memiliki warisan budaya termasuk pengobatan tradisional yang memang sebagian masih perlu diteliti dan didukung secara empiris seperti pengobatan modern," tambahnya.
Rujukan pembinaan pengobatan tradisional maupun hatra ada di 5 regulasi ini:
1. PP Nomor 103 Tahun 2014 tentang Pelayanan Kesehatan Tradisional.
2. PERMENKES Nomor 15 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Tradisional Komplementer.
3. PERMENKES Nomor 61 Tahun 2016 Pelayanan Kesehatan Tradisional Empiris.
4. PERMENKES nomor 37 Tahun 2017 tentang pelayanan Kesehatan Tradisional Integrasi (SDM dan integrasi layanan kesehatan konvensional dan kesehatan tradisional).
5.UU Nomor 36 Tahun 2014 Tentang Tenaga Kesehatan.
Baca Juga: Profil Ida Dayak, "Wanita Sakti" yang Mampu Sembuhkan Berbagai Penyakit dalam Sekejap
Siti Nadia menambahkan, tenaga penyehat tradisional bisa dibagi berdasarkan modalitasnya, yaitu keterampilan, ramuan, dan campuran.
"Berdasarkan itu, kami akan lakukan pembinaan, supaya masyarakat tidak dirugikan," tandas Siti Nadia.
"Jadi, misalnya seseorang yang terdiagnosis ada kanker dalam tubuhnya, maka dia jangan sampai terlambat ditangani secara medis karena berobat terlebih dulu ke tradisional. Terlebih saat ini sudah ada metode yang bisa menyembuhkan kanker 100% kalau penanganan dilakukan pada stadium dini," lanjutnya.
Kemunculan Ida Dayak sebagai penyembuh mencuri perhatian publik. Banyak orang penasaran dengan kekuatan yang dimilikinya.
Ida Dayak dipercaya bisa menyembuhkan patah tulang hingga menghilangkan benjolan yang diduga kanker dengan cepat. Penyakit yang sejatinya secara medis memerlukan waktu lama untuk sembuh.
(tsa)
Lihat Juga :