Mengenal Diffuse Axonal Injury, Cedera Otak yang Dialami David Ozora

Rabu, 12 April 2023 - 05:50 WIB
loading...
Mengenal Diffuse Axonal...
Diffuse axonal injury (DAI) atau cedera aksonal difus adalah robekan pada serabut saraf penghubung panjang otak (akson) yang terjadi saat otak cedera dan berputar di dalam tulang tengkorak. Foto Ilustrasi/Freepik
A A A
JAKARTA - Diffuse axonal injury tengah diderita David Ozora akibat dianiaya oleh Mario Dandy, pemuda yang merupakan anak mantan pejabat Ditjen Pajak, Rafael Alun. Penganiayaan yang dilakukan Mario terhadap David menyebebkan cedera parah. David bahkan sempat koma beberapa minggu akibat aksi keji Mario.

David sendiri mengalami cedera otak bernama diffuse axonal injury. Cedera tersebut membuat beberapa syaraf David rusak dan butuh waktu lama untuk pulih.

Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan diffuse axonal injury? Apa pula yang dialami pasien dengan cedera otak tersebut?

Baca Juga: Begini Respons Dokter Soal Korban D yang Disebut Alami Diffuse Axonal Injury

Diffuse axonal injury (DAI) atau cedera aksonal difus adalah robekan pada serabut saraf penghubung panjang otak (akson) yang terjadi saat otak cedera dan berputar di dalam tulang tengkorak. DAI biasanya menyebabkan koma dan cedera pada berbagai bagian otak.

Kondisi ini juga merupakan jenis cedera otak traumatis (TBI) yang diakibatkan oleh cedera tumpul pada otak. Di Amerika Serikat, cedera otak traumatis merupakan penyebab utama kematian dan kecacatan di kalangan anak-anak serta orang dewasa muda.

Dilansir dari website National Institutes of Health, Rabu (12/4/2023), cedera otak traumatis diklasifikasikan sebagai ringan, sedang, dan berat berdasarkan skala koma Glasgow (GCS).

Pasien cedera otak traumatis dengan GCS 13 sampai 15 tergolong ringan, yang termasuk mayoritas pasien cedera otak traumatis.

Pasien dengan GCS sembilan hingga 12 dianggap memiliki cedera otak traumatis sedang. Sementara pasien dengan GCS di bawah delapan diklasifikasikan memiliki cedera otak traumatis berat.

Gejala umum DAI adalah hilangnya kesadaran. Ini biasanya berlangsung enam jam atau lebih. Jika DAI ringan, orang mungkin tetap sadar tetapi menunjukkan tanda-tanda kerusakan otak lain. Gejala-gejala ini bisa sangat bervariasi, bergantung pada area otak mana yang rusak.

Baca Juga: Cedera Kepala usai Alami KDRT, Lesti Kejora Butuh Pemeriksaan Lanjutan karena Bisa Berisiko Gegar Otak

Gejala yang Dialami Penderita DAI

Ada beberapa klasifikasi gejala yang bisa dialami seseorang yang cedera otak diffuse axonal injury. Mulai dari kebingungan, sakit kepala, mual atau muntah, mengantuk atau kelelahan, kesulitan tidur, hingga kehilangan keseimbangan atau pusing.

Dilansir dari Healthline, tindakan yang diperlukan dalam kasus DAI adalah mengurangi pembengkakan di dalam otak, karena hal ini dapat menyebabkan kerusakan lebih lanjut.

Dalam kasus tertentu, rangkaian steroid akan diberikan untuk mengurangi pembengkakan. Jika cederanya parah, ada kemungkinan keadaan vegetatif atau bahkan kematian. Namun jika DAI ringan hingga sedang, rehabilitasi dapat dilakukan.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cedera Berat pada Lansia,...
Cedera Berat pada Lansia, Penanganan Tepat dan Cepat Kunci Keberhasilan Pengobatan
Terpaksa Pakai Penyangga,...
Terpaksa Pakai Penyangga, Ariel Noah Alami Cedera Serius di Lutut
Jelang Tampil di Coachella,...
Jelang Tampil di Coachella, Justin Bieber Cedera Parah Akibat Jatuh dari Skateboard Listrik
Kolaborasi Medis Korea...
Kolaborasi Medis Korea - Indonesia Buka Babak Baru Inovasi Bedah Saraf dan Ortopedi Modern
Mengenal Cedera Otak...
Mengenal Cedera Otak dan Pendarahan Internal Penyebab Pangeran Al-Waleed Koma 20 Tahun hingga Meninggal
Kesadaran Olahraga Meningkat,...
Kesadaran Olahraga Meningkat, Masyarakat Harus Paham Penanganan Cedera
Cedera, Miliano Jonathans...
Cedera, Miliano Jonathans Hampir Pasti Absen dari Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Bek Timnas Indonesia...
Bek Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Cedera Sampai Akhir Musim
Perbedaan Fisioterapi...
Perbedaan Fisioterapi dan Ortopedi: Dua Profesi Medis yang Sering Disamakan
Rekomendasi
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Berita Terkini
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
Cut Meyriska Syok Hanania...
Cut Meyriska Syok Hanania Travel Bermasalah, Padahal Sudah Kantongi Akreditasi dan Rekor MURI
Desainer Indonesia Ditantang...
Desainer Indonesia Ditantang Jadi Agen Perubahan, Tak Lagi Sekadar Estetika
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved