Pelayan Kafe Campurkan Darah pada Koktail, Bagaimana Dampaknya terhadap Kesehatan?
Senin, 17 April 2023 - 08:24 WIB
loading...
Negeri Sakura sempat dihebohkan dengan aksi pelayan yang mencampurkan darahnya ke dalam koktail pelanggannya, beberapa waktu lalu. / Foto: ilustrasi/My Heavenly Recipes
A
A
A
SAPPORO - Negeri Sakura sempat dihebohkan dengan aksi pelayan yang mencampurkan darahnya ke dalam koktail pelanggannya, beberapa waktu lalu.
Kabarnya, peristiwa itu terjadi di sebuah kafe yang baru dibuka pada 3 Maret 2023, yakni Mondaiji Con Cafe Daku di Sapporo, Jepang.
Dalam menarik minat pelanggan, kafe itu memberdayakan gadis-gadis cantik yang mereka klaim "mentalnya tidak stabil". Seluruh pelayannya itu berdandan ala gothic.
Baca juga: 5 Manfaat Kurma untuk Ibu Hamil, Nomor 4 Tak Disangka
Di samping itu, pihak kafe juga memberikan tawaran kepada para pelanggan dengan cukup membayar sekitar Rp370 ribu/jam untuk minum semua yang diinginkan.
Sayangnya, ide itu justru menjadi bumerang, lantaran seorang pelayannya melakukan peran terlalu jauh. Ya, dia menambahkan darahnya ke dalam koktail. Aksi itu kabarnya dilakukan atas permintaan pelanggan.
Menanggapi permasalahan itu, pihak kafe langsung memberhentikan sang pelayan, serta menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggannya. Pihak kafe menilai tindakan tersebut sangat berbahaya dan termasuk sebagai 'borderline terrorism'.
Kabarnya, peristiwa itu terjadi di sebuah kafe yang baru dibuka pada 3 Maret 2023, yakni Mondaiji Con Cafe Daku di Sapporo, Jepang.
Dalam menarik minat pelanggan, kafe itu memberdayakan gadis-gadis cantik yang mereka klaim "mentalnya tidak stabil". Seluruh pelayannya itu berdandan ala gothic.
Baca juga: 5 Manfaat Kurma untuk Ibu Hamil, Nomor 4 Tak Disangka
Di samping itu, pihak kafe juga memberikan tawaran kepada para pelanggan dengan cukup membayar sekitar Rp370 ribu/jam untuk minum semua yang diinginkan.
Sayangnya, ide itu justru menjadi bumerang, lantaran seorang pelayannya melakukan peran terlalu jauh. Ya, dia menambahkan darahnya ke dalam koktail. Aksi itu kabarnya dilakukan atas permintaan pelanggan.
Menanggapi permasalahan itu, pihak kafe langsung memberhentikan sang pelayan, serta menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggannya. Pihak kafe menilai tindakan tersebut sangat berbahaya dan termasuk sebagai 'borderline terrorism'.
Lihat Juga :