5 Jenis Antibiotik Beserta Fungsinya, Sering Diresepkan Para Dokter

Kamis, 04 Mei 2023 - 05:13 WIB
loading...
5 Jenis Antibiotik Beserta Fungsinya, Sering Diresepkan Para Dokter
Jenis antibiotik beserta fungsinya sangat perlu untuk dipahami masyarakat. / Foto: ilustrasi/Cathay Drug
A A A
JAKARTA - Jenis antibiotik beserta fungsinya sangat perlu untuk dipahami masyarakat. Ini agar masyarakat bisa lebih tahu antibiotik yang mungkin diresepkan kepadanya ketika berkunjung ke rumah sakit.

Untuk diketahui, antibiotik merupakan kelompok obat yang mengobati infeksi bakteri. Beberapa antibiotik menyerang atau menghancurkan dinding sel bakteri, sementara yang lain menghambat produksi proteinnya sehingga membunuh bakteri atau mencegahnya berkembang biak dan menyebar.

Antibiotik umumnya diberikan dokter dalam bentuk sirup, tablet, kapsul, krim, salep, atau obat suntik. Antibiotik spesifik melawan bakteri tertentu, sehingga penting untuk menggunakan jenis yang tepat.



Dilansir dari Healthline, berikut 5 jenis antibiotik yang paling sering diresepkan dokter.

1. Penisilin


Penisilin adalah pengobatan umum untuk berbagai kondisi kulit, infeksi saluran pernapasan, telinga, dan yang lainnya. Beberapa contoh obat yang termasuk dalam golongan penisilin adalah amoksilin dan penisilin V.

2. Sefalosporin


Sefalosporin sering mengobati gonore, penyakit radang panggul, dan sinusitis. Mereka juga mengobati infeksi saluran kemih (ISK). Seringkali, dokter meresepkan sefalosporin untuk orang yang alergi terhadap penisilin.

Antibiotik sefalosporin yang umum meliputi: cefaclor, cefazolin, cefadroxil, cephalexin.

3. Tetrasiklin


Yang satu ini adalah kelompok antibiotik dengan sifat antiradang yang dapat mengobati beberapa infeksi bakteri. Mereka biasanya mengobati infeksi dada, uretra, dan panggul.

Tetrasiklin juga mengobati kondisi kulit yang meradang, seperti jerawat. Antibiotik tetrasiklin yang umum meliputi doksisiklin, minosiklin, sarecycline.

Anak-anak di bawah 12 tahun dan orang hamil atau menyusui tidak boleh mengonsumsi tetrasiklin karena berpotensi menodai gigi yang sedang berkembang.

4. Macrolides


Macrolides adalah kelompok antibiotik dengan sifat antiinflamasi dan imunomodulator. Mereka dapat mengobati bakteri yang resisten terhadap penisilin. Mereka juga merupakan pilihan yang cocok untuk orang yang alergi terhadap penisilin atau sefalosporin.

Antibiotik ini biasanya mengobati infeksi kulit, jaringan lunak, pernapasan, dan penyakit menular seksual, termasuk klamidia.

5. Aminoglikosida


Rumah sakit menggunakan antibiotik ini umumnya untuk mengobati penyakit yang sangat serius karena efek samping yang ditimbulkan, yakni gangguan pendengaran dan kerusakan ginjal.



Aminoglikosida biasanya diberikan melalui suntikan, tapi juga bisa diberikan sebagai obat tetes untuk beberapa infeksi telinga atau mata. Contoh jenis antibiotik ini, yaitu gentamisin dan tobramisin.
(nug)
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright ©2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.1247 seconds (0.1#10.140)