Ruam Popok pada Bayi Tidak Boleh Disepelekan, Begini Cara Mengatasinya
Selasa, 29 Agustus 2023 - 04:30 WIB
loading...
Ruam popok merupakan masalah kulit pada bayi yang tidak boleh disepelekan. Prevalensi iritasi kulit akibat ruam popok 16-65 persen terjadi pada usia 6-12 bulan. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Ruam popok merupakan masalah kulit pada bayi yang tidak boleh disepelekan. Berdasarkan data epidemiologi, secara global, prevalensi iritasi kulit akibat ruam popok mencapai 16-65 persen. Adapun kasus tertinggi biasanya terjadi pada bayi usia 6-12 bulan.
Umumnya, kulit bayi belum berkembang sempurna saat dilahirkan lantaran masih terlindungi selimut pelindung lembut pertamanya yang disebut Vernix Caseosa atau lapisan keju. Lapisan berwarna putih ini ternyata merupakan pelembab alami untuk melindungi kulit bayi dari infeksi.
Fakta lain menyebutkan bahwa kulit bayi baru lahir sepertiga kali lebih tipis dari kulit orang dewasa, sehingga sangat sensitif dan rentan teriritasi. Itu sebabnya, penting memilih produk yang tepat, aman dan terpercaya untuk si kecil.
Terlebih produk yang berhubungan langsung dengan kulit bayi, seperti tisu basah dan popok sekali pakai atau diaper. Dokter Spesialis Anak dr. Ferdy Limawal, SpA mengatakan kulit lapisan bayi masih sangat tipis sehingga wajar rentan iritasi.
"Salah satu gangguan kulit yang sering terjadi pada bayi adalah ruam popok. Penyebabnya biasanya karena terlalu lama terpapar feses atau urine. Selain itu bisa jadi karena popok atau diaper yang digunakan bayi bahannya kurang lembut atau bahkan mengandung zat kimia berbahaya seperti pemutih dan pewangi," kata dr. Ferdy.
Baca Juga: 8 Penyakit yang Bisa Diatasi dengan Air Rebusan Serai, dari Turunkan Tekanan Darah Tinggi hingga Kolesterol
Umumnya, kulit bayi belum berkembang sempurna saat dilahirkan lantaran masih terlindungi selimut pelindung lembut pertamanya yang disebut Vernix Caseosa atau lapisan keju. Lapisan berwarna putih ini ternyata merupakan pelembab alami untuk melindungi kulit bayi dari infeksi.
Fakta lain menyebutkan bahwa kulit bayi baru lahir sepertiga kali lebih tipis dari kulit orang dewasa, sehingga sangat sensitif dan rentan teriritasi. Itu sebabnya, penting memilih produk yang tepat, aman dan terpercaya untuk si kecil.
Terlebih produk yang berhubungan langsung dengan kulit bayi, seperti tisu basah dan popok sekali pakai atau diaper. Dokter Spesialis Anak dr. Ferdy Limawal, SpA mengatakan kulit lapisan bayi masih sangat tipis sehingga wajar rentan iritasi.
"Salah satu gangguan kulit yang sering terjadi pada bayi adalah ruam popok. Penyebabnya biasanya karena terlalu lama terpapar feses atau urine. Selain itu bisa jadi karena popok atau diaper yang digunakan bayi bahannya kurang lembut atau bahkan mengandung zat kimia berbahaya seperti pemutih dan pewangi," kata dr. Ferdy.
Baca Juga: 8 Penyakit yang Bisa Diatasi dengan Air Rebusan Serai, dari Turunkan Tekanan Darah Tinggi hingga Kolesterol
Lihat Juga :