Efek Polusi Udara bagi Ibu Hamil, Lahirkan Bayi Kecil

Jum'at, 08 September 2023 - 11:30 WIB
loading...
Efek Polusi Udara bagi...
Polusi udara berpengaruh pada kesehatan, termasuk ibu hamil. Kaum perempuan hamil yang terekspos polusi udara akan melahirkan bayi berukuran kecil. Foto/ hindustan times.
A A A
JAKARTA - Polusi udara berpengaruh pada kesehatan, termasuk masalah pernapasan. Masalah polusi udara juga sangat memengaruhi ibu hamil . Mereka yang terekspos polusi udara akan melahirkan bayi berukuran kecil.

Penelitian yang dilakukan Department of Global Public Health and Primary Care, University of Bergen (UiB), Norwegia perlu dicermati oleh warga Jakarta. Terutama buat ibu-ibu hamil yang memang tinggal di wilayah Ibu Kota Indonesia.

Baca Juga: Jessica Mila Hamil 4 Bulan, Waspadai Risiko dan Tanda Kehamilan Muda

Dalam penelitian itu disebutkan wanita yang terpapar polusi udara akan melahirkan bayi yang lebih kecil. Dalam penelitian itu juga diketahui perempuan yang tinggal di daerah yang lebih hijau justru melahirkan bayi yang lebih besar dan hal ini dapat membantu melawan dampak polusi.

Robin Mzati Sinsamala, peneliti dari UiB mengatakan bahwa polusi udara akan sangat berpengaruh buat ibu hamil. Termasuk pada pulusi udara yang relatif rendah. Jadi sebisa mungkin ibu hamil memang harus menghindar dari paparan polusi udara.

"Mereka yang tinggal di kawasan yang lebih hijau dapat membantu mengatasi dampak ini. Bisa jadi kawasan hijau cenderung memiliki lalu lintas yang lebih rendah atau tanaman membantu membersihkan polusi udara. Selain itu kawasan hijau akan memudahkan wanita hamil untuk aktif secara fisik," kata Robin Mzati.
Efek Polusi Udara bagi Ibu Hamil, Lahirkan Bayi Kecil


Lebih lanjut dia mengatakan dalam penelitian yang dilakuka diketahui rata-rata ibu hamil yang tinggal di wilayah polkusi udara melahirkan bayi dengan rata-rata penurunan berat badan sebesar 56 gram, 46 gram, dan 48 gram. Hal itu terdampak oleh paparan polusi udara dengan parikel polusi PM2.5, PM10, NO2, dan BC.

Sementara wanita hamil yang tinggal di daerah yang lebih hijau mempunyai bayi dengan berat lahir sedikit lebih tinggi. Rata-rata 27 gram lebih berat dibandingkan ibu yang tinggal di daerah yang kurang hijau.

“Waktu pertumbuhan bayi di dalam rahim sangat penting untuk perkembangan paru-paru. Kita tahu bahwa bayi dengan berat badan lahir rendah rentan terhadap infeksi dada, dan hal ini dapat menyebabkan masalah seperti asma di kemudian hari," terang Robin Mzati Sinsamala.

Sementara Profesor Arzu Yorgancioglu, Ketua European Respiratory Society Advocacy Council Chair mengatakan penelitian itu semakin membuktikan dampak buruk polusi udara terhadap kesehatan. Terutama pada bayi dan anak kecil yang rentan.

"Wanita yang sedang hamil ingin melindungi calon bayinya dari potensi bahaya. Namun, sebagai individu, mungkin sulit untuk mengurangi paparan kita terhadap polusi udara atau menjadikan lingkungan kita lebih hijau," tutur dia.

Baca Juga: Manfaat Ubi Ungu, Miliki Kadar Gula Rendah

Dia berharap saat ini adanya desakan kepada pemerintah dan pengambil kebijakan untuk menurunkan tingkat polusi di udara yang terjadi belakangan ini.

"Studi ini juga menunjukkan bahwa kita dapat membantu mengurangi beberapa dampak polusi dengan menjadikan lingkungan kita lebih hijau," ucapnya.
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Haji Bolot Sempat Tolak...
Haji Bolot Sempat Tolak Pakai Kursi Roda Meski Alami Sesak Napas Hebat
Instan Plong Rilis Produk...
Instan Plong Rilis Produk Anak setelah Laku Puluhan Ribu di 2025
Lagi Viral di Indonesia,...
Lagi Viral di Indonesia, Inhaler Thailand Hong Thai Ternyata Terkontaminasi Mikroba Berbahaya!
Langit Jakarta Tercemar,...
Langit Jakarta Tercemar, BRIN Ungkap Air Hujan Mengandung Mikroplastik
Viral! Anak 11 Tahun...
Viral! Anak 11 Tahun di China Alami Gangguan Pernapasan usai Belajar 14 Jam Nonstop
5 Cara Efektif Cegah...
5 Cara Efektif Cegah Radang Tenggorokan Akibat Polusi Udara di Jakarta
Kualitas Udara Jakarta...
Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia, Ini Respons Pramono
Pramono Didorong Perkuat...
Pramono Didorong Perkuat Komitmen Strategi Pengendalian Polusi Udara lewat Pergub
Polusi Udara Melanda...
Polusi Udara Melanda New Delhi, Warga Serukan Demonstrasi Massal
Rekomendasi
TMCR 2026 Ajak Warga...
TMCR 2026 Ajak Warga Jelajahi Jakarta Jelang Usia 500 Tahun
AHWA dan Masa Depan...
AHWA dan Masa Depan Kepemimpinan NU
Jonathan David Hattrick,...
Jonathan David Hattrick, Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
Tubuh yang Sehat dan...
Tubuh yang Sehat dan Percaya Diri lewat Pendekatan Medis Holistik
Daya Tarik Menarik Thailand:...
Daya Tarik Menarik Thailand: Eksplorasi Kota Bangkok dan Keindahan Pesisir Pattaya
5 Alasan See You at...
5 Alasan See You at Work Tomorrow Jadi Drakor Romansa Kantor yang Dinantikan
Dituding Bergantung...
Dituding Bergantung pada Lesti Kejora, Rizky Billar Beberkan Rumah Cash dan Aset Miliknya
Infografis
Nutrisi yang Sangat...
Nutrisi yang Sangat Penting untuk Kesehatan Ibu Hamil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved