Siti Fadilah Nilai Metode Wolbachia Belum Urgen untuk Cegah Demam Berdarah di Indonesia

Rabu, 22 November 2023 - 15:41 WIB
loading...
Siti Fadilah Nilai Metode...
Mantan Menkes Siti Fadilah menilai metode Wolbachia belum dibutuhkan Indonesia untuk mengatasi kasus demam berdarah. Foto/ Instagram.
A A A
JAKARTA - Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah memiliki pandangan soal nyamuk Wolbachia yang saat ini tengah menjadi sorotan. Menurutnya, nyamuk tersebut belum dibutuhkan Indonesia untuk menekan kasus demam berdarah .

Dia menilai, program konvensional Kementerian Kesehatan dinilai jauh lebih efektif dalam menekan angka kasus demam berdarah . Program yang dimaksud adalah pembersihan jentik nyamuk dan 3M (menguras, menutup, mengubur).

"Saya acungi jempol pada program Kemenkes karena bisa mengendalikan demam berdarah dan itu tanpa nyamuk (Wolbachia)," kata Siti Fadilah dalam tayangan YouTube Siti Fadilah Supari Channel, dikutip MNC Portal, Rabu (22/11/2023).

Baca Juga: Metode Wolbachia Jadi Kontroversi, Peneliti UGM: Bukan Hasil Rekayasa Genetik

"Jadi, kenapa kita harus memanggil nyamuk-nyamuk itu untuk mengendalikan demam berdarah? Terlebih, kasus demam berdarah di Indonesia sudah cukup terkendali dengan program Kemenkes itu," ucap dia lagi.

Siti Fadilah menjelaskan nyamuk (Wolbachia) mungkin dibutuhkan, tetapi menurutnya hal itu tidak saat ini. “Untuk mengendalikan demam berdarah? Mungkin bukan sekarang atau belum sekarang," ujar dia.

Siti Fadilah menilai, keberadaan nyamuk Wolbachia berpotensi memicu risiko kerusakan lingkungan. Bukan hanya membuat masyarakat di wilayah yang disebar nyamuk jadi tidak nyaman, tapi dapat memicu evolusi atau revolusi dari nyamuk itu sendiri.

"Seperti kasus di Sri Lanka. Setelah tiga tahun menyebar nyamuk Wolbachia, muncul nyamuk yang lebih ganas," ujar Siti Fadilah.

"Singapura juga begitu. Mereka tadinya mengikuti proyek ini, tapi ternyata justru terjadi kenaikan dua kali lipat (kasus demam berdarah). Maka pemerintah Singapura mengundurkan diri dari proyek ini," ujar dia lagi.

Siti Fadilah menjelaskan perihal cara konvensional Kemenkes mencegah demam berdarah yang dinilai lebih efektif.

Menurutnya, dengan mengajak masyarakat melakukan 3M dan pembersihan jentik nyamuk di rumah maupun lingkungan rumah, itu bukan hanya mencegah demam berdarah, juga meng-improve masyarakat itu sendiri.

Baca Juga: Mengenal Nyamuk Wolbachia, Benarkah Bisa Mencegah DBD?

"Masyarakat jadi tahu bagaimana cara hidup bersih dan sehat. Masyarakat juga secara mandiri dapat melakukan pembersihan jentik nyamuk. Ini bikin masyarakat ikut improve," ujarnya.

Siti Fadilah meminta kepada penentu kebijakan untuk menomorsatukan keselamatan rakyat.

"Walau menurut hasil penelitian Prof Uut (Adi Utarini), baik-baik saja, coba sekarang yang bilang baik-baik saja, berani gak dipasangi sejuta nyamuk di kamarnya," kata Siti Fadilah.

"Ini kepentingan WMP (World Mosquito Program), bukan kepentingan kita. Indonesia sudah punya cara Kemenkes yang bagus," ujar dia lagi.
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus DBD Anak Meningkat...
Kasus DBD Anak Meningkat saat El Nino, Ini Gejala yang Wajib Diwaspadai
Waspada! Demam Anak...
Waspada! Demam Anak Turun Bisa Jadi Tanda Kondisi Memburuk
Heboh Kabar Warga Singapura...
Heboh Kabar Warga Singapura Diduga Kena Hantavirus, Kemenkes Ungkap Hasil Tesnya
Kemenkes Pastikan Dua...
Kemenkes Pastikan Dua Suspek Hantavirus di Indonesia Sudah Negatif dan Sembuh
Mengenal Nutri-Level,...
Mengenal Nutri-Level, Kebijakan Kemenkes untuk Pola Makan Lebih Sehat
Izin Vaksin Campak untuk...
Izin Vaksin Campak untuk Dewasa Keluar, Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Nakes
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Rekomendasi
Pemerintah Perkuat Kopdes...
Pemerintah Perkuat Kopdes Merah Putih untuk Bangun Papua
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
Berita Terkini
Jisoo BLACKPINK Dinobatkan...
Jisoo BLACKPINK Dinobatkan Jadi Artis K-Pop dengan Wajah Tercantik, Aksi Donasinya Ikut Disorot
Betrand Peto Ungkap...
Betrand Peto Ungkap Momen Canggung Ruben Onsu Bertemu Sarwendah Sebelum Berangkat Umrah
Ruben Onsu Siap Daftarkan...
Ruben Onsu Siap Daftarkan Gugatan Hak Asuh Anak Usai Pulang Umrah
Kasus Hanania Group,...
Kasus Hanania Group, Awkarin Tegaskan Kerja Sama Hanya Barter Fasilitas Umrah
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
Gaya Hidup Sehat, Konsumen...
Gaya Hidup Sehat, Konsumen Perkotaan Kian Selektif Pilih Pangan Harian
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved