Kembangkan Industri Kesehatan, Silo Dorong Peningkatan Layanan Spesialis
Rabu, 10 Januari 2024 - 10:40 WIB
loading...
PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) berkomitmen mengembangkan industri kesehatan di Indonesia serta meningkatkan kinerja melalui layanan spesialisasi. Foto/dok Siloam
A
A
A
JAKARTA - PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO), anak usaha PT LippoKarawaci Tbk (LPKR) di sektor layanan kesehatan , berkomitmen mengembangkanindustri kesehatan di Indonesia serta meningkatkan kinerja melalui layanan spesialisasi.
Group CEO LPKR sekaligus Komisaris Utama SILO John Riady menyampaikan bahwa industrikesehatan merupakan salah satu industri atau sektor yang penting dan perlu dikembangkan diIndonesia. Terlebih lagi, perekonomian diperkirakan semakin bertumbuh dan kebutuhan akan fasilitas kesehatan semakin tinggi.
John Riady juga menambahkan LPKR melalui SILO akan terusmelanjutkan ekspansi untuk memenuhi kebutuhan layanan kesehatan di Indonesia dan komitmenuntuk terus bertumbuh.
Hal tersebut tampak pada peningkatan layanan spesialisasi urologi, pulmonologi, kardiologi, danneurologi pada anak usaha LPKR, RS Siloam (SILO). Program spesialisasi turut berdampakterhadap pertumbuhan kinerja SILO yang tercermin padaAverage Revenue Per Occupied Bed(ARPOB) SILO yang mencapai Rp3,3 miliar pada 2022, menjadi yang tertinggi di antararumah sakit lainnya.
Baca Juga: Siloam Hospitals Manado Dorong Adanya Pemahaman tentang Diabetes dan Vaksinasi Pneumonia
Di samping itu, layanan spesialisasi SILO juga menorehkan prestasi medis, seperti RS SiloamASRI telah melakukan lebih dari 250 kali operasi transplantasi ginjal yang sukses.
RS Siloam TBSimatupang juga mendapat Status Emas dari OrganisasiStrokeDunia (WSO) dalam penanganan pasien strokedan RS Siloam Sriwijaya berhasil membantu kehamilan ke-200 melalui klinik bayitabung Blastula IVF.
Group CEO LPKR sekaligus Komisaris Utama SILO John Riady menyampaikan bahwa industrikesehatan merupakan salah satu industri atau sektor yang penting dan perlu dikembangkan diIndonesia. Terlebih lagi, perekonomian diperkirakan semakin bertumbuh dan kebutuhan akan fasilitas kesehatan semakin tinggi.
John Riady juga menambahkan LPKR melalui SILO akan terusmelanjutkan ekspansi untuk memenuhi kebutuhan layanan kesehatan di Indonesia dan komitmenuntuk terus bertumbuh.
Hal tersebut tampak pada peningkatan layanan spesialisasi urologi, pulmonologi, kardiologi, danneurologi pada anak usaha LPKR, RS Siloam (SILO). Program spesialisasi turut berdampakterhadap pertumbuhan kinerja SILO yang tercermin padaAverage Revenue Per Occupied Bed(ARPOB) SILO yang mencapai Rp3,3 miliar pada 2022, menjadi yang tertinggi di antararumah sakit lainnya.
Baca Juga: Siloam Hospitals Manado Dorong Adanya Pemahaman tentang Diabetes dan Vaksinasi Pneumonia
Di samping itu, layanan spesialisasi SILO juga menorehkan prestasi medis, seperti RS SiloamASRI telah melakukan lebih dari 250 kali operasi transplantasi ginjal yang sukses.
RS Siloam TBSimatupang juga mendapat Status Emas dari OrganisasiStrokeDunia (WSO) dalam penanganan pasien strokedan RS Siloam Sriwijaya berhasil membantu kehamilan ke-200 melalui klinik bayitabung Blastula IVF.
Lihat Juga :