Kirim Lauk Permudah Pemilik Usaha Pasarkan Menu Kulinernya
Selasa, 11 Agustus 2020 - 05:35 WIB
loading...
Tim Expecto atau expecto.io melakukan soft launching aplikasi terbarunya yakni Kirim Lauk. / Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Industri kuliner Tanah Air terus menggeliat. Pandemi Covid-19 ternyata membuat ide-ide kreatif masyarakat hadir, termasuk di para pelaku bisnis kuliner . Ada juga ide kreatif yang memanfaatkan Internet of Things (IoT) untuk mempertemukan layanan distribusi logistik, produsen dan konsumen dalam bisnis kuliner dalam satu platform.
(Baca juga: Viddsee Umumkan Kerjasama dengan RCTI )
Melihat besarnya peluang bisnis tersebut, tim Expecto (expecto.io) melakukan soft launching aplikasi terbarunya yakni Kirim Lauk.Platform ini hadir bagi para pengusaha kuliner yang memerlukan solusi mudah untuk menjual makanannya secara online. Hadirnya aplikasi Kirim Lauk ini diharapkan dapat mengisi gap teknologi di Indonesia.
Kirim Lauk merupakan platform penerimaan order online dan pembuatan menu digital yang berbasis cloud. Platform ini bisa digunakan oleh para pengusaha kuliner online maupun operator restoran. Yang membuat Kirim Lauk ini unik adalah model bisnisnya yang Freemium, yakni tidak adanya biaya, potongan harga, ataupun komisi yang diambil untuk fitur utamanya.
"Pengguna Kirim Lauk akan dapat menggunakan semua fitur untuk berjualan tanpa harus membayar apa pun, atau dipotong komisi apapun sama sekali," ujar salah satu Founder Kirim Lauk, Marco Lie saat press gathering, belum lama ini.
Konsep Kirim Lauk ini tercetus lantaran kurangnya alternatif bagi pengusaha kuliner untuk marambah pasar di dunia online. Pilihan di pasar adalah menggunakan platform bagi hasil atau berbasis komisi seperti GoFood dan Grabfood. Bahkan tidak sedikit yang hanya mengandalkan aplikasi kirim pesan WhatsApp untuk menerima orderan makanan bagi yang ingin secara langsung berinteraksi dengan customer base-nya, karena rata-rata harga di platform berbasis komisi atau bagi hasil akan lebih tinggi.
Dengan berbasis website, maka Kirim Lauk dapat melayani pemesanan dari seluruh Indonesia tanpa berbatas daerah. "Tentunya, ini juga membantu usaha kecil, mikro dan menengah di sektor ini untuk mengembangkan usahanya, karena rata-rata harga di platform berbasis komisi atau bagi hasil akan lebih tinggi," terang Marco Lie.
(Baca juga: Viddsee Umumkan Kerjasama dengan RCTI )
Melihat besarnya peluang bisnis tersebut, tim Expecto (expecto.io) melakukan soft launching aplikasi terbarunya yakni Kirim Lauk.Platform ini hadir bagi para pengusaha kuliner yang memerlukan solusi mudah untuk menjual makanannya secara online. Hadirnya aplikasi Kirim Lauk ini diharapkan dapat mengisi gap teknologi di Indonesia.
Kirim Lauk merupakan platform penerimaan order online dan pembuatan menu digital yang berbasis cloud. Platform ini bisa digunakan oleh para pengusaha kuliner online maupun operator restoran. Yang membuat Kirim Lauk ini unik adalah model bisnisnya yang Freemium, yakni tidak adanya biaya, potongan harga, ataupun komisi yang diambil untuk fitur utamanya.
"Pengguna Kirim Lauk akan dapat menggunakan semua fitur untuk berjualan tanpa harus membayar apa pun, atau dipotong komisi apapun sama sekali," ujar salah satu Founder Kirim Lauk, Marco Lie saat press gathering, belum lama ini.
Konsep Kirim Lauk ini tercetus lantaran kurangnya alternatif bagi pengusaha kuliner untuk marambah pasar di dunia online. Pilihan di pasar adalah menggunakan platform bagi hasil atau berbasis komisi seperti GoFood dan Grabfood. Bahkan tidak sedikit yang hanya mengandalkan aplikasi kirim pesan WhatsApp untuk menerima orderan makanan bagi yang ingin secara langsung berinteraksi dengan customer base-nya, karena rata-rata harga di platform berbasis komisi atau bagi hasil akan lebih tinggi.
Dengan berbasis website, maka Kirim Lauk dapat melayani pemesanan dari seluruh Indonesia tanpa berbatas daerah. "Tentunya, ini juga membantu usaha kecil, mikro dan menengah di sektor ini untuk mengembangkan usahanya, karena rata-rata harga di platform berbasis komisi atau bagi hasil akan lebih tinggi," terang Marco Lie.
Lihat Juga :