6 Tren Kebugaran di Tahun 2024

Sabtu, 13 Januari 2024 - 01:00 WIB
loading...
6 Tren Kebugaran di...
Di setiap awal tahun yang baru masyarakat menetapkan tujuan yang dapat meningkatkan kesehatan serta bersemangat untuk memulai perjalanan gaya hidup sehat. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Di setiap awal tahun yang baru nampaknya terdapat suatu pola, yaitu masyarakat menetapkan tujuan yang dapat meningkatkan kesehatan serta bersemangat untuk memulai perjalanan gaya hidup sehat dan aktif mereka. Rasa semangat ini seringkali dipicu oleh keinginan untuk mendapatkan bentuk tubuh yang diinginkan, mencoba aplikasi pada gadget, atau mencoba pola atau gaya olahraga baru.

Tahun 2023 adalah tahun kembali ke pusat kebugaran, menjalin koneksi kebugaran dalam komunitas, dan gaya olahraga hybrid yang memadukan pola olahraga favorit, seperti Pilates dan latihan kekuatan, High-Intensity Interval Training (HIITT) atau olahraga dengan Interval Intensitas Tinggi dengan barre, dan lari dengan latihan inti.

Vice President, Sports Performance and Fitness Education and Vice Chair, Fitness Advisory Board at Herbalife Samantha Clayton mengatakan selain keinginan untuk tampil menarik, masyarakat juga menyadari pentingnya kebugaran untuk kegiatan sehari-hari dan menghargainya sebagai aspek mendasar dari kesejahteraan secara keseluruhan. Kesejahteraan holistik yang menyeluruh akan tetap ada —menyadari bahwa kesehatan fisik terkait erat dengan kesejahteraan mental, nutrisi, dan istirahat yang berkualitas.

“Menjadi lebih aktif di tahun yang baru akan lebih mudah dari sebelumnya karena teknologi, inovasi, dan konsep ilmu olahraga telah berkembang, menjanjikan tahun 2024 sebagai tahun yang tepat untuk fokus pada keinginan menjadi bugar dan menjalani kehidupan terbaik Anda,” tambah Samantha.

Baca Juga: 10 Kebiasaan Pagi yang Cepat Menurunkan Berat Badan

Berikut adalah beberapa prediksi tentang apa yang akan menjadi tren di tahun 2024.

1. Perangkat Pelacak Kebugaran

Pelacakan kebugaran kini menggunakan pendekatan yang lebih canggih. Teknologi baru tidak hanya mengeksplorasi seberapa banyak Anda bergerak, tetapi juga seberapa banyak Anda istirahat, seberapa efisien Anda, bagaimana denyut jantung Anda berfluktuasi, dan banyak lagi.

Pelacakan ini tersedia dan ditampilkan kepada pengguna dengan cara yang terasa intuitif dan mudah dipahami. Ada beberapa pelacak yang dapat dikenakan di pasaran termasuk jam tangan, gelang, dan aplikasi yang semuanya memberikan informasi untuk membantu pengguna memahami kebiasaan gaya hidup mereka.

Meskipun tidak ada algoritma yang sempurna dan 100 persen akurat, ada penelitian yang menunjukkan bahwa orang yang menggunakan perangkat pelacak cenderung lebih bertanggung jawab dan berolahraga lebih banyak dibandingkan mereka yang tidak menggunakannya.

Sementara ruang pelacakan kebugaran dan kesehatan semakin kompetitif, terdapat pilihan biaya yang sesuai dengan semua anggaran dan semua tingkatan olahraga, mulai dari pemula hingga profesional berpengalaman. Berperan sebagai mitra akuntabilitas yang baik, perangkat pelacakan akan terus menjadi tren di tahun baru.

2. Pilates

Bukan gaya olahraga yang baru, namun ini adalah salah satu gaya olahraga yang terus mendapatkan momentum sebagai mode olahraga yang menjadi pilihan banyak orang. Pilates sudah ada sejak tahun 1920-an tetapi karena sangat efektif, pilates menjadi tren yang telah dan akan terus menjadi yang terdepan dan utama dalam dunia kebugaran.

Keberlanjutan dan popularitas Pilates dikatakan didorong oleh kepercayaan diri tubuh, kekencangan otot, dan stabilitas otot secara keseluruhan yang dirasakan oleh peserta, tanpa gerakan berdampak tinggi yang seringkali diperlukan oleh gaya olahraga lainnya.

Selama beberapa tahun terakhir, kita juga menyaksikan perpaduan olahraga yang menyenangkan yang menggabungkan tinju dan Pilates (Piloxing), latihan beban dan Pilates, serta kelas kombinasi yang menggunakan gaya matras dan reformer. Anda dapat berlatih dan menikmati manfaat Pilates dari rumah Anda sendiri dengan kelas on-demand atau bersama orang lain di studio kebugaran terdekat.

3. Pengalaman Berlari

“Berlari merupakan olahraga favorit saya. Faktanya, perlombaan lari dari 5K hingga full maraton mengalami lonjakan popularitas di seluruh Amerika Serikat pada tahun 2022, dan banyak perlombaan, termasuk Maraton dan Turkey Trots, di AS memecahkan rekor partisipasi pada tahun 2023,” terang Samantha.

Berlari adalah cara olahraga yang luar biasa untuk membangun kebugaran kardiovaskular, daya tahan otot, dan kekuatan. Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa manfaat lari bagi kesehatan mental sangat besar, terutama terkait dengan peningkatan suasana hati.

Hanya sedikit hambatan untuk masuk ke dunia berlari karena yang Anda butuhkan hanyalah sepatu yang baik dan semangat untuk bangun dan berlari. Kabar baik untuk mereka yang lebih suka berjalan kaki adalah manfaat berjalan kaki sama mengesankannya dengan berlari.

Baca Juga: Studi: Kurang Tidur Sebabkan Tidak Bahagia dan Cemas

4. Merangkul Komunitas

Di lingkungan pasca-pandemi, kebugaran kelompok tetap populer. Orang-orang kembali tertarik pada kelas tatap muka termasuk spin, senam, dan bootcamp. Pengaturan kebugaran komunitas membantu menjaga orang bertanggung jawab dan termotivasi untuk tetap menjalankan rencana kebugaran ketika mereka memiliki dukungan dari komunitas.

Gaya tertentu yang menjadi populer di konvensi kebugaran tahun ini termasuk HIIT, latihan inti, aerobik, dan senam menggunakan karet elastis (band).

5. Personalisasi Didorong oleh Kecerdasan Buatan (AI)

Pengalaman kebugaran yang dipersonalisasi akan menjadi mega tren dalam beberapa tahun ke depan. Dikombinasikan dengan perangkat pelacak, Ai berjanji merevolusi pemrograman olahraga untuk memenuhi setiap individu di mana mereka berada dalam perjalanan kesehatan mereka, serta membimbing mereka menuju tujuan kebugaran pribadi mereka sendiri. Algoritma Ai dalam aplikasi terus berkembang dan akan mampu memandu pengguna melalui berbagai rutinitas untuk mencapai kebugaran.

6. Pendekatan yang Holistik dan Terarah

Masyarakat semakin sadar akan pentingnya mengikuti pendekatan yang menyeluruh. Kebugaran hanyalah salah satu pilar dari strategi untuk mencapai kesehatan optimal. Pendekatan holistik yang mencakup kebiasaan nutrisi yang baik, pilihan gaya hidup yang baik, pengurangan stres, dan perbaikan kebiasaan tidur semakin menjadi hal yang biasa. Pesan bahwa "Anda tidak bisa menghentikan pola makan yang buruk" diterima oleh semakin banyak audiens.

Selain fokus yang menyeluruh ini, program-program yang ditargetkan untuk populasi khusus seperti pencegahan diabetes, pasca kehamilan, anti-penuaan, atau kebugaran berbasis rehabilitasi sedang menjadi tren. Masyarakat ingin menjadi spesifik dan tidak membuang-buang waktu, dan industri mendengarkan serta memberikan solusi inovatif.

“Di tahun 2024, saya mengajak semua orang untuk bergabung dalam gerakan menuju kesejahteraan holistik, dan menerapkan gaya hidup yang merawat tubuh, pikiran, dan jiwa kita. Mari merayakan tahun yang memprioritaskan kesehatan, merangkul kesejahteraan holistik, dan menjalani hidup terbaik kita,” tutup Samantha.

Baca Juga: Apakah Memanaskan Makanan di Microwave Sebabkan Kanker?
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang Iduladha, Aldi...
Jelang Iduladha, Aldi Taher Serukan Makan Daging Tanpa Takut Kolesterol
Jangan Tunggu Keluhan,...
Jangan Tunggu Keluhan, Pemeriksaan Mata Anak Perlu Dilakukan Sejak Dini
5 Manfaat Kopi yang...
5 Manfaat Kopi yang Jarang Diketahui, Bikin Panjang Umur hingga Cegah Penyakit Kronis
Nunung Tekankan Pentingnya...
Nunung Tekankan Pentingnya Perawatan Alami untuk Kesehatan Tubuh dan Benjolan
Gaya Hidup Sehat Perempuan...
Gaya Hidup Sehat Perempuan Dimulai dari Deteksi Dini
Imunodefisiensi Primer...
Imunodefisiensi Primer Masih Sulit Terdeteksi, IPIPS Ungkap Fakta dan Tantangan di Indonesia
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Hidup dengan Multiple...
Hidup dengan Multiple Sclerosis, Penderita Kelihatan Baik-baik Saja meski Berjuang Dalam Diam
Asosiasi Minta Rancangan...
Asosiasi Minta Rancangan Aturan Peringatan Kesehatan Tak Bertentangan dengan UU Hak Kekayaan Intelektual
Rekomendasi
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Data Jagokan Meksiko...
Data Jagokan Meksiko Menang Atas Afsel dengan 66,3 Persen
Berita Terkini
Nama Raffi Ahmad Terseret...
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Bluray Cargo, Respons Nagita Slavina Jadi Sorotan
Disomasi Tessa Kaunang,...
Disomasi Tessa Kaunang, Sandy Tumiwa Bantah Cemarkan Nama Baik
Ruben Onsu Soroti Live...
Ruben Onsu Soroti Live TikTok Anak hingga Malam Hari, Hak Asuh Jadi Pertimbangan Serius
Kasus Hanania Travel,...
Kasus Hanania Travel, Aaliyah Massaid Akui Sedih Melihat Jemaah Umrah Gagal Berangkat
Dibully Sampai Hidupnya...
Dibully Sampai Hidupnya Hancur, Ini Balas Dendam Anna di Microdrama V+Short She Was Never Gone
Nakei Tampilkan Pendewasaan...
Nakei Tampilkan Pendewasaan Musik Lewat Single Kedua 'Setengah Hadir'
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved