Hari Gizi Nasional, Ini 5 Cara Mengolah Makanan di Rumah agar Anak Terhindar dari Keracunan

Kamis, 25 Januari 2024 - 22:35 WIB
loading...
Hari Gizi Nasional,...
Bahkan makanan yang diolah di rumah bisa menjadi hidangan yang paling sering menbuat anak keracunan. Foto Ilustrasi/Unsplash
A A A
JAKARTA - Salah satu cara mencegah stunting pada anak yakni dengan memberi makanan yang bersih dan bergizi. Dengan demikian, nutrisi pada makanan dapat dicerna secara sempurna.

Namun sayang, di Indonesia kerap sulit untuk mendapatkan makanan bersih, sehat, dan bergizi. Bahkan makanan yang diolah di rumah ternyata bisa menjadi hidangan yang paling sering menbuat anak keracunan.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan RI, makanan rumah tangga menjadi yang paling berbahaya dan menyebabkan anak keracunan. Melihat data dari KLB Keracunan Pangan tahun 2018, masakan rumah tangga menduduki posisi pertama tempat pengelolaan makanan paling beracun dengan persentase 28 persen. Hal serupa juga terjadi pada jasa boga atau katering.

Baca Juga: 7 Makanan Ini Mampu Meningkatkan Stamina, dari Sayuran Hijau hingga Yogurt

“Rumah seharusnya menjadi tempat yang aman, tapi memegang peranan yang cukup tinggi. Berarti ada yang salah dalam pengelolaan pangan di rumah masing-masing,” kata dr. Yoga Devaera selaku Kepala Divisi Nutrisi dan Penyakit Metabolik FKUI-RSCM dalam seminar Food Safety: Safe Food Now for Better Tomorrow di Jakarta, Kamis (25/1/2024).

Masalah ini tentu tidak boleh diabaikan. Pemenuhan gizi pada anak merupakan hal penting agar tidak terjadi stunting.

Untuk itu, dalam peringatan Hari Gizi Nasional ke-64, dr. Yoga membagikan 5 kunci keamanan pangan seperti berikut ini.

1. Menjaga Kebersihan Tangan dan Permukaan

Menjaga kebersihan tangan adalah hal yang wajib. Setiap kali kontak dengan makanan, harus cuci tangan terlebih dulu. Tidak hanya itu, orang tua juga wajib memastikan permukaan alat yang digunakan untuk makan dan memasak semua dalam keadaan bersih.

2. Pisahkan Makanan Mentah dan Matang

Memisahkan makanan mentah dan matang masih sering diabaikan. Padahal hal ini sangat penting. Terutama makanan yang berasal dari protein hewani, misalnya daging, ikan, ayam. Sebab, protein hewani dapat mengkontaminasi makanan matang sehingga kalau dikonsumsi akan menyebabkan sakit.

“Apabila didekatkan dengan makanan yang matang yang akan kita langsung makan, maka bakteri ini akan pindah dan menyebabkan kesakitan,” terang dr. Yoga.

3. Masak Makanan hingga Matang

Masak makanan hingga matang merupakan langkah tepat untuk membunuh bakteri, baik itu dalam sayur maupun daging. Dalam hal ini, dr. Yoga mencontohkan telur. Makanan tinggi protein itu wajib dimasak hingga matang, apalagi jika ingin disajikan untuk anak. Sebab, di dalam telur mengandung salmonela yang menyebabkan penyakit saluran cerna seperti tifus.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gaya Hidup Sehat, Konsumen...
Gaya Hidup Sehat, Konsumen Perkotaan Kian Selektif Pilih Pangan Harian
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Menkes Budi Gunadi Imbau...
Menkes Budi Gunadi Imbau Kurangi Konsumsi Makanan Olahan, Ini Bahayanya bagi Kesehatan
Waspada Kurma Israel...
Waspada Kurma Israel Ganti Kemasan! Ini Panduan Beli Kurma Agar Tak Tertipu
Ini yang Terjadi pada...
Ini yang Terjadi pada Tubuh jika Tak Pernah Makan Sayuran
5 Makanan Sehat yang...
5 Makanan Sehat yang Sering Diremehkan, Murah dan Kaya Nutrisi
Indonesia Dorong Keamanan...
Indonesia Dorong Keamanan Pangan, Selandia Baru Komitmen Hadirkan Produk Berkualitas
KPAI Ungkap Trauma Psikologis...
KPAI Ungkap Trauma Psikologis Korban Keracunan MBG di Jakarta Timur
Perkembangan Kasus Keracunan...
Perkembangan Kasus Keracunan Makanan di Jaktim, Sebagian Besar Siswa Dipulangkan dari Rumah Sakit
Rekomendasi
Profil Andi Saputra,...
Profil Andi Saputra, Hakim Ad Hoc Tipikor yang Sampaikan Dissenting Opinion Vonis Nadiem
Norwegia Tantang Brasil...
Norwegia Tantang Brasil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026: Iran Kecam Pejabat AS yang Ejek Kegagalan Team Melli
Berita Terkini
Sunscreen Ringan Jadi...
Sunscreen Ringan Jadi Pilihan Perlindungan Kulit Harian di Iklim Tropis
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
GSDC 2026 di ICE BSD...
GSDC 2026 di ICE BSD Perkuat Posisi Indonesia dalam Industri MICE Berkelanjutan
Usia 30-an Lutut Mulai...
Usia 30-an Lutut Mulai Rewel? Mengapa Welmove Bukan Hanya Suplemen untuk Orang Tua
My Devil President:...
My Devil President: Microdrama CEO yang Penuh Plot Twist
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Swift Vows Love Story Unfolds di V+Short, Kisah Cinta CEO
Infografis
5 Pencurian di Museum...
5 Pencurian di Museum yang Paling Terkenal, dari Mona Lisa hingga Van Gogh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved