Cegah Stunting, Cermati Program 100 Hari Pendampingan Gizi Ini
Minggu, 28 Januari 2024 - 12:06 WIB
loading...
PT Nestle Indonesia melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menekan angka stunting di Tanah Air. Foto/DOK. PT Nestle Indonesia.
A
A
A
JAKARTA - Masalah stunting merupakan isu nasional yang saat ini jadi perhatian banyak orang. Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022 diketahui prevalensi stunting di Indonesia telah mengalami penurunan dari 24,4 persen menjadi 21,6 persen.
Meskipun begitu, angka tersebut masih tergolong tinggi dari ketentuan Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organisation (WHO) yang mengharuskan angka stunting di bawah 20 persen. Guna terus menekan angka tersebut diperlukan upaya 100 Hari Pendampingan Gizi.
Hal itu terungkap dalam Diskusi Multisektoral: Implementasi Model Pentahelix dalam Upaya Penurunan Angka Stunting yang digelar PT Nestle Indonesia.
Diketahui program 100 Hari Pendampingan Gizi merupakan upaya pencegahan stunting yang merupakan hasil kolaborasi multisektor antara PT Nestle Indonesia dan pihak-pihak lain. Program tersebut dilakukan di sepuluh fokus area di 12 provinsi prioritas penurunan stunting pemerintah Indonesia.
Baca juga : Peminat Tinggi, Ponsel Lipat Samsung Bakal Hadir dengan Harga Ekonomis
Sufintri Rahayu, Direktur Corporate Affairs PT Nestle Indonesia mengatakan upaya 100 Hari Pendampingan Gizi sudah dilakukan sejak tahun lalu. Diyakini program itu bisa membantu 50 juta anak menjalani hidup yang lebih sehat pada 2030.
"PT Nestle Indonesia bermitra dengan TP PKK meluncurkan Gerakan Keluarga Indonesia Bebas Stunting (KIBAS STUNTING). Kami percaya akan pentingnya kolaborasi multi-sektor dalam mencegah dan menanggulangi stunting, dimulai dari pihak pemerintah, akademisi, industri, masyarakat, dan media," ujarnya.
Meskipun begitu, angka tersebut masih tergolong tinggi dari ketentuan Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organisation (WHO) yang mengharuskan angka stunting di bawah 20 persen. Guna terus menekan angka tersebut diperlukan upaya 100 Hari Pendampingan Gizi.
Hal itu terungkap dalam Diskusi Multisektoral: Implementasi Model Pentahelix dalam Upaya Penurunan Angka Stunting yang digelar PT Nestle Indonesia.
Diketahui program 100 Hari Pendampingan Gizi merupakan upaya pencegahan stunting yang merupakan hasil kolaborasi multisektor antara PT Nestle Indonesia dan pihak-pihak lain. Program tersebut dilakukan di sepuluh fokus area di 12 provinsi prioritas penurunan stunting pemerintah Indonesia.
Baca juga : Peminat Tinggi, Ponsel Lipat Samsung Bakal Hadir dengan Harga Ekonomis
Sufintri Rahayu, Direktur Corporate Affairs PT Nestle Indonesia mengatakan upaya 100 Hari Pendampingan Gizi sudah dilakukan sejak tahun lalu. Diyakini program itu bisa membantu 50 juta anak menjalani hidup yang lebih sehat pada 2030.
"PT Nestle Indonesia bermitra dengan TP PKK meluncurkan Gerakan Keluarga Indonesia Bebas Stunting (KIBAS STUNTING). Kami percaya akan pentingnya kolaborasi multi-sektor dalam mencegah dan menanggulangi stunting, dimulai dari pihak pemerintah, akademisi, industri, masyarakat, dan media," ujarnya.
Lihat Juga :