Peneliti Klaim Temukan Vaksin untuk Mengobati Jerawat

Kamis, 06 September 2018 - 10:30 WIB
Peneliti Klaim Temukan...
Peneliti Klaim Temukan Vaksin untuk Mengobati Jerawat
A A A
JAKARTA - Jerawat merupakan masalah kulit yang kerap dikeluhkan banyak orang. Pasalnya tak hanya dapat membuat penderitanya merasa tidak percaya diri tapi juga mengurangi nilai penampilan. Namun, baru-baru ini peneliti berhasil menemukan antibodi vaksin pencegah jerawat.

Dilansir dari The Sun, peneliti dari University of California membuat terobosan setelah menemukan antibody terhadap racun yang disebabkan bakteri pemicu jerawat. Antibodi dengan nama acne vulgaris itu diklaim dapat mengurangi peradangan bintik-bintik merah. Artinya, vaksin bekerja dengan cara memblokir bakteri yang menyebabkan jerawat.

"Setelah divalidasi oleh uji klinis skala besar, dampak potensial dari temuan kami sangat besar bagi ratusan juta orang yang menderita acne vulgaris. Pilihan pengobatan saat ini sering tidak efektif atau hanya dapat ditoleransi oleh 85% penderita jerawat. Padahal banyak orang yang menderita kondisi inflamasi kulit multi-faktorial ini. Maka dari itu, diperlukan terapi baru, yang aman dan efisien,” ujar penulis utama Eric Huang dari departemen dermatologi.

Jerawat di usia dewasa tercatat semakin meningkat. Kondisi ini dipicu kulit yang menyebabkan jerawat. Persebaran jerawat juga bisa meluas hingga ke leher, punggung, dada. Bahkan, dalam beberapa kasus, jerawat bisa muncul di seluruh tubuh sehingga menyebabkan rasa sakit.

Sementara perawatan jerawat saat ini dinilai bisa menimbulkan efek samping seperti kulit kering, kemerahan, iritasi, depresi, pikiran untuk bunuh diri hingga meningkatkan risiko cacat lahir pada bayi jika ibu hamil memiliki jerawat. Dibandingkan perawatan tersebut, vaksin dinilai lebih aman lantaran menargetkan bakteri di kulit sehingga dapat mencegah jerawat bahkan sebelum terbentuk.

Kendati demikian vaksin ini diperlukan penelitian lebih lanjut. Pasalnya, Eric dan timnya baru melakukan uji coba pada tikus dan sel kulit manusia untuk menemukan cara mengurangi peradangan pada jerawat. Namun Eric belum melakukan uji coba pada manusia.
(alv)
Berita Terkait
Inilah 7 Makanan Terbaik...
Inilah 7 Makanan Terbaik untuk Miliki Kulit yang Sehat
Makanan untuk Kulit...
Makanan untuk Kulit Tetap Cerah selama Musim Hujan
10 Makanan yang Membantu...
10 Makanan yang Membantu Anda Dapatkan Kulit Cantik Alami
Dr Danar Wicaksono:...
Dr Danar Wicaksono: Mudahnya Belajar Kesehatan Kulit Sekarang!
5 Manfaat Minyak Jojoba...
5 Manfaat Minyak Jojoba untuk Kecantikan
5 Langkah Sederhana...
5 Langkah Sederhana untuk Dapatkan Kulit Sehat dan Terawat
Berita Terkini
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
1 jam yang lalu
Randy Martin Buka Bisnis...
Randy Martin Buka Bisnis Photobooth, Kemesraannya dengan Lyodra Curi Perhatian
1 jam yang lalu
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
2 jam yang lalu
Meriah! Road To Kilau...
Meriah! Road To Kilau Raya MNCTV Guncang Mojokerto dengan Penampilan Inul Daratista dan Happy Asmara
3 jam yang lalu
Usia Peserta Miss Indonesia...
Usia Peserta Miss Indonesia Kini 19-25 Tahun, RCTI Cari Kandidat yang Lebih Matang untuk Miss World
4 jam yang lalu
Ikut Audisi Miss Indonesia...
Ikut Audisi Miss Indonesia 2026, Wakil dari Sumut Ini Ingin Menginspirasi Perempuan Indonesia
4 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved