Benarkah Fogging Tidak Efektif Mengatasi DBD?
Senin, 25 Maret 2024 - 11:03 WIB
loading...
Fogging dinilai sebagai langkah pencegahan DBD. Namun, cara ini dinilai tidak efektif. Foto/ dinkes jakarta
A
A
A
JAKARTA –Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) saat ini sedang mengalami peningkatan di sejumlah wilayah Indonesia.
Menurut data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI per 1 Maret 2024 terdapat 16 ribu kasus DBD yang terjadi di 213 Kabupaten/Kota yang diantaranya terdapat 124 kasus kematian.
Baca Juga: Vaksin DBD Sudah Dijual Umum di Indonesia, Tersedia di Rumah Sakit
Sementara, upaya pencegahan DBD dengan melakukan fogging saat ini sudah dinilai tidak efektif dalam pemberantasan nyamuk Aedes Aegypti. Hal itu disampaikan dokter sekaligus Staf Teknis Komunikasi Transformasi Kesehatan Kemenkes RI, dr Alvin Saputra. Dia mengatakan fogging hanya membuang-buang uang.
“Udah gak jaman pakai fogging, disemprot-semprot tapi gak ngerti yang disemprot juga apa, nah inilah yang dianggap sangat tidak efektif. Pertama, nomor satu buang uang, kedua pembuat polusi udara dan ketiga nyamuknya mati tapi sarangnya nggak,” kata dr Alvin saat ditemui belum lama ini di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (25/3/2024).
Menurut data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI per 1 Maret 2024 terdapat 16 ribu kasus DBD yang terjadi di 213 Kabupaten/Kota yang diantaranya terdapat 124 kasus kematian.
Baca Juga: Vaksin DBD Sudah Dijual Umum di Indonesia, Tersedia di Rumah Sakit
Sementara, upaya pencegahan DBD dengan melakukan fogging saat ini sudah dinilai tidak efektif dalam pemberantasan nyamuk Aedes Aegypti. Hal itu disampaikan dokter sekaligus Staf Teknis Komunikasi Transformasi Kesehatan Kemenkes RI, dr Alvin Saputra. Dia mengatakan fogging hanya membuang-buang uang.
“Udah gak jaman pakai fogging, disemprot-semprot tapi gak ngerti yang disemprot juga apa, nah inilah yang dianggap sangat tidak efektif. Pertama, nomor satu buang uang, kedua pembuat polusi udara dan ketiga nyamuknya mati tapi sarangnya nggak,” kata dr Alvin saat ditemui belum lama ini di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (25/3/2024).
Lihat Juga :